REQNews.com

Bareskrim Tangkap Tersangka Pemalsuan Website Penjualan Tiket Formula E

News

Rabu, 23 November 2022 - 14:45

Kasubdit I Dittipidsiber Bareskrim Polri Kombes Reinhard Hutagaol (Foto: Hastina/REQnews)Kasubdit I Dittipidsiber Bareskrim Polri Kombes Reinhard Hutagaol (Foto: Hastina/REQnews)

JAKARTA, REQnews - Bareskrim Polri mengungkap kasus dugaan tindak pidana manipulasi data website palsu Formula E dan perubahan tarif transfer Bank BRI.

Pengungkapan kasus tersebut berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LPB/0243/V/2022/SPKT/BARESKRIM POLRI tanggal 25 Mei 2022, dengan pelapor Wakil Ketua Komisi III DPR RI yang juga sebagai Ketua Pelaksana Formula E tahun 2022 Ahmad Sahroni.

Kemudian Laporan Polisi Nomor: LP/B/0569/IX/2022/SPKT/BARESKRIM  POLRI tanggal 29 September 2022 dengan pelapor atas nama Andrie Juniarsa  yang merupakan Operational Risk Division-Fraud Management & Recovery Desk PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

Kasubdit I Dittipidsiber Bareskrim Polri Kombes Reinhard Hutagaol mengatakan pelaku ditangkap di rumahnya yang berada di Sibreng Rappang, Sulawesi Selatan pada Senin 26 September 2022, pukul 07.00 WITA.

"Tersangka terdiri dari tiga orang pria berumur sekitar 25 tahun, di mana satu orang dengan inisial FI berhasil ditangkap. Sedangkan dua orang lainnya masih dalam pencarian," kata Reinhard kepada wartawan di Bareskrim Polri pada Rabu 23 November 2022.

Reinhard menyebut bahwa para tersangka memiliki peran sebagai pengelola dan pembuat website pembelian tiket Formula E dan perubahan tarif transfer Bank BRI.

Ia mengatakan bahwa tersangka E memiliki peran dalam membuat, mengelola dan menjalankan website. Sedangkan untuk dua orang lainnya yaitu H membantu melakukan pembuatan website dan N bertugas melakukan komunikasi dengan para korban.

"Tersangka telah membuat ratusan website phising yang digunakan untuk melakukan penipuan dan pencurian data nasabah perbankan," lanjutnya.

Selanjutnya, modus operandi yang digunakan pelaku yaitu dengan membuat laman website yang menyerupai laman website penyelenggara ajang Formula E. "Dalam website palsu tersebut terdapat nomor WhatsApp untuk melakukan komunikasi tiap pembelian tiket," tambahnya.

"Tiket yang ditawarkan mereka untuk tiket Jimbara Suite 1D seharga Rp 517.000, untuk pembayaran ditujukan ke nomor rekening bank BNI dengan nomor rekening 1363219580 atas nama Malif. Setelah dilakukan pembayaran, pelaku mengirimkan tiket dalam format PDF," kata dia.

Ia mengatakan bahwa dalam PDF palsu tidak ada QR Code, sedangkan yang asli dari pembeli akan mendapatkan PDF dengan QR Code.

Serupa dengan kasus Formula E, Reinhard menyebut bahwa pelaku juga mengunakan modus operandi palsu BRI Link Mobile dengan membuat halaman website yang menyerupai halaman aplikasi Bank BRI.

"Kemudian pelaku mengirimkan WhatsApp blast yang berisikan pemberitahuan perubahan tarif transfer dana, jika setuju maka pelaku berpura-pura sebagai pihak BRI dan mengirimkan Link yang merupakan web link phising," kata Reinhard.

Sehingga, ketika nasabah telah mengisi data-data pada tampilan web link phising, pelaku dengan mudah dapat mengetahui data-data nasabah seperti username, password, kode OTP internet banking.

Selain itu, pelaku juga dapat mengambil alih user internet banking nasabah dan melakukan transaksi pengambilan sejumlah saldo milik nasabah yang menjadi korban.

"Bahwasanya PT BRI tidak pernah membuat aplikasi Brimo dalam versi website. Adapun aplikasi Brimo BRI yang resmi dapat diakses dan didownload melalui Playstore atau Appstore," ujarnya.

Para tersangka dijerat Pasal 45A ayat 1 juncto Pasal 28 ayat 1 dan/atau Pasal 51 juncto Pasal 35 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan/atau Pasal 378 KUH Pidana juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUH Pidana.

Berikut daftar web yang dibuat pelaku.

1. http://tiketformulaeprix.com/
2. http://formulaejakartaprix.com
3. http://registerbrimobile.com
4. http://registerbrilink.com
5. http://brimo-link.com
6. http://registerbrimo.com/

Redaktur : Hastina

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.