REQNews.com

Ya Allah Kasihan, Korban Gempa Cianjur Alami Gangguan Jiwa di Tenda Pengungsian

News

Wednesday, 30 November 2022 - 07:00

Kerusakan akibat gempa Cianjur. (Foto: ANTARA)Kerusakan akibat gempa Cianjur. (Foto: ANTARA)

JAKARTA, REQnews - Trauma akibat gempa yang memporakporandakan Cianjur, lima orang korban mengalami gangguan jiwa selama di tenda pengungsian.

Hal ini dilaporkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), berdasarkan hasil skrining di tenda pengungsian korban gempa Cianjur.

"Ada skrining untuk melihat apakah korban mendapat gangguan jiwa atau tidak. Hasilnya, sebanyak lima orang sudah kami temukan mengalami gangguan jiwa," kata Plt Kepala Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes Sumarjaya, seperti dikutip dari Republika, Selasa 29 November 2022.

Skrining ini dilakukan oleh petugas dari Direktorat Kesehatan Jiwa Kemenkes kepada sejumlah korban. Lima orang tersebut kini telah dibawa ke yayasan panti sosial di Cianjur untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

"Yang gangguan jiwa sudah kami tangani dan sudah kami titipkan di yayasan," ujarnya.

Sumarjaya menyebut, hasil skrining terhadap pengungsi korban gempa, umumnya menunjukan gangguan psikologi ringan berupa trauma.

Adapun gejala yang nampak adalah korban takut untuk kembali ke rumahnya setelah gempa.

"Umumnya mereka memilih tetap tinggal di tenda atau di luar ruangan karena masih trauma dengan gempa susulan," kata Sumarjaya.

Tak hanya itu, beberapa korban lainnya yang dirawat di rumah sakit, juga masih takut dan memilih menjalani pengobatan di luar gedung.

"Kami sempat memberi mereka pemahaman, bahwa perawatan di dalam gedung rumah sakit sudah berdasarkan hasil penelusuran dari tim ahli Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) untuk memastikan bahwa struktur bangunan aman," ucapnya.

Tapi beberapa kali kejadian gempa susulan, membuat korban yang mengalami trauma tetap memilih bertahan dirawat di pelataran rumah sakit pada tempat terbuka.

 

Redaktur : Ryan Virgiawan

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.