REQNews.com

Wasit Final Piala Dunia 2022 Szymon Marciniak: Dari Pemain Bajingan Jadi Pengadil Lapangan Dihormati

News

Sunday, 18 December 2022 - 17:21

Doha, REQNews.com -- Polandia datang ke Piala Dunia 2022 Qatar untuk menyombongkan diri dengan gol-gol Robert Lewandowski dan mengulang pencapaian 1974 dan 1982 dengan finis ketiga. Semuanya gagal.

Namun, Polandia menyisakan satu nama besar, yaitu wasit Szymon Marciniak. Dialah yang akan memimpin final Piala Dunia 2022 antara Prancis vs Argentina.

Marca menulis penunjukan Szymon menarik dalam konteks ayahnya. Sebab, keputusan Szymon berkarier di sepak bola merupakan kekecewaan besar sang ayah.


Atlet Bersepeda

Ayah Szymon yakin anaknya akan menjadi pesepeda masa depan, yang akan menghadirkan sensasi luar bisa seperti Zenon Jaskula -- peringkat ketiga Tour de France 1993.

Suatu hari, saat Symon kecil pulang dengan bersepeda, sang ayah mengatakan; "Jangan bersepeda lagi." Ayah Szymon menjadi pembenci olahraga bersepeda tanpa mengemukakan alasannya.

Sesuatu yang menyenangkan Szymon berakhir. Di luar rumah rekan-rekannya menyambangi lapangan untuk bermain sepak bola atau kereta luncur salju.

Szymon justru diarahkan menjadi atlet berkuda. Saat itu Szymon berusia 12 tahun, dan latihan berkuda. Namun, ia harus lebih dulu berlatih lari sejauh 100 kilometer.

Sang ayah yakin Szymon akan memenangkan banyak balapan. Selain pandai berkuda, Szymon piawai memanjat dan lari jarak pendek. Namun, keinginan Szymon bukan itu.


Pemain Bajingan

Akhirnya, Szymon memilih sepak bola. Ibunya sangat mendukung, tapi ayahnya tidak. Ketidaksetujuan itu diperlihatkan sang ayah dalam kebisuan menyakitkan.

Sang ayah yakin Szymon tak berbakat bermain bola, tapi percaya sang putra seorang pejuang.

Szymon sangat menikmati sepak bola, tapi benar-benar tidak berbakat. Kemampuannya biasa-biasa saja. Jika ada yang menonjol dalam diri Szymon sebagai pemain sepak bola mungkin hanya satu, sering memprotes wasit.

Cara bermain dan perilaku Szymon di lapangan sangat buruk, yang membuat wasit kerap mengusirnya. Szymon juga tak ragu berkelahi dengan wasit.

"Sebagai pemain sepak bola saya ini bajingan idiot," kenang Szymon.

Pada usia 21 tahun, Szymon mengakhiri karier bermainnya dan mencoba menjadi wasit. Ia menikmatinya. Pada usia 25 tahun ia memutuskan menekuni karier sebagai wasit.


Peraturan

Sebagai wasit, Szymon berbicara kepada pemain soal aturan. Ia yakin jika ada pemain yang ngotot itu disebabkan pemain tak tahu aturan, dan dia akan menjelaskan.

Jika ada yang mengetahui perjalanan kariernya mungkin hanya satu orang, yaitu Magdalena -- istri yang bersamanya saat masih menjadi pemain bajingan.
 

Redaktur : Teguh Setiawan

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.