REQNews.com

Kereta Teknis Proyek KCJB Anjlok! KCIC: Masih dalam Investigasi

News

Monday, 19 December 2022 - 12:32

Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Foto: Istimewa)Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Foto: Istimewa)

JAWA BARAT, REQnews - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menyebut tengah melakukan investigasi terkait anjloknya kereta teknis proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) pada Minggu 18 Desember 2022 kemarin.

“PT KCIC menyampaikan bahwa kejadian tersebut saat ini masih dalam investigasi pihak terkait,” kata Corporate Secretary KCIC Rahadian Ratry dalam keterangan resminya pada Senin 19 Desember 2022.

Menurutnya, pasca insiden kecelakaan tersebut, pihak kepolisian langsung mendatangi lokasi dan melakukan pengamanan. 

Selain itu, Rahadian menyebut jika pihaknya akan bekerja sama dengan pihak berwenang untuk menginvestigasi dalam insiden ini.

“KCIC memastikan segenap pekerjaan yang dilakukan kontraktor KCJB senantiasa mengimplementasikan aspek Safety, Security, Health and Environment (SSHE) pada setiap aktivitas kerja,” ujarnya.

Ia mengatakan bahwa para kontraktor juga berkomitmen terhadap aspek keselamatan diri seluruh pekerja sehingga risiko kecelakaan kerja dapat dihindari.

Sementara itu, Polri menyebut bahwa dalam insiden tersebut menyebabkan dua orang tewas dan lima lainnya mengalami luka berat.

"Saat ini untuk updatenya nanti akan saya tanyakan lagi, untuk korban meninggal dunia dua orang, kemudian luka berat ada lima," kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta, Senin 19 Desember 2022.

Ia mengatakan jika Labfor Mabes Polri juga telah dikerahkan ke TKP untuk melakukan penyelidikan. 

“Untuk tim Labfor dari Mabes Polri, kemudian Inafis memback-up Polda Jawa Barat ya, Labfor cabang Jabar termasuk Inafis cabang Jabar sudah turun ke TKP,” kata dia.

Diketahui, insiden kecelakaan tersebut terjadi di trase kereta cepat Kampung Campaka, Desa Campakamekar, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat pada Minggu 18 Desember 2022 sore.

Redaktur : Hastina

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.