REQNews.com

Ungkap Alasan Penangkapan Pengusaha Agus Hartono, Kejagung: Sudah Membobol Tiga Bank!

News

Friday, 23 December 2022 - 13:15

Kapuspenkum Kejagung, Ketut Sumedana (Foto: Hastina/REQnews)Kapuspenkum Kejagung, Ketut Sumedana (Foto: Hastina/REQnews)

JAKARTA, REQnews - Kapuspenkum Kejaksaan Agung Ketut Sumedana mengatakan jika pihak Kejati Jateng menangkap pengusaha Agus Hartono di Bandara Ahmad Yani, Semarang pada Kamis 22 Desember 2022. 

Penangkapan dilakukan, karena Agus disebut sudah tiga kali mangkir panggilan pemeriksaan sebagai tersangka. 

“Iya karena yang bersangkutan sudah tiga kali kami lakukan pemanggilan secara berturut-turut yang bersangkutan malah menghilang,” kata Ketut saat dikonfirmasi pada Kamis 22 Desember 2022.

“Sehingga mau tidak mau kita lakukan upaya penangkapan kepada yang bersangkutan untuk mempercepat perkara yang mereka hadapi,” lanjutnya.

Ketut mengatakan jika penetapan Agus sebagai tersangka telah berlangsung lama, yaitu sejak adanya putusan praperadilan.

“Penetapan tersangka sudah lama, semenjak adanya putusan praperadilan selesai, semenjak itu kita lakukan penetapan tersangka kepada yang bersangkutan,” kata dia.

Ia tak menjelaskan lebih lanjut terkait dengan putusan praperadilan kasus apa, tetapi menurutnya kasus tersebut terkait dengan adanya dugaan Agus telah membobol tiga bank. 

“Jadi kasusnya saya tidak tahu putusan praperadilan apakah menyangkut yang tiga perkara yang dihadapi sekarang atau yang mana, yang jelas yang bersangkutan sudah membobol tiga bank,” lanjutnya.

Terkait dengan adanya bantahan dari pihak Agus terkait dengan tiga kali pemanggilan, Ketut mengatakan jika pihaknya hanya melaksanakan tugas.

"Itu kan katanya dia karena kita yang melaksanakan kan, kalau upaya penangkapan kepada siapapun itu kan tidak harus ada pemanggilan, namanya upaya paksa," tambahnya.

Ia mengatakan bahwa saat ini, tersangka telah berada di Kejati Jateng untuk menjalani pemeriksaan. “(Posisi Agus) sementara sekarang di Kejati Jateng,” ujarnya.

Redaktur : Hastina

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.