REQNews.com

Buntut Kerusuhan di PT GNI! 17 Orang Ditetapkan Jadi Tersangka

News

Monday, 16 January 2023 - 18:45

Bentrokan di pabrik smelter PT GNI (Foto: Lintastungkal.com)Bentrokan di pabrik smelter PT GNI (Foto: Lintastungkal.com)

SULAWESI TENGAH, REQnews - Polisi menetapkan 17 orang sebagai tersangka dalam kerusuhan di PT Gunbuster Nickel Industry (GNI), Morowali Utara (Morut), Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng) pada Sabtu 14 Januari 2023 lalu.

Kabid Humas Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) Kombes Didik Supranoto mengatakan bahwa jumlah orang yang ditangkap dalam kerusuhan tersebut terus bertambah, menjadi 71 orang.

"Saat ini ada 71 orang yang diamankan, 33 orang telah dilakukan pemeriksaan di mana 17 di antaranya terindikasi melakukan perbuatan pengrusakan dan telah ditetapkan sebagai tersangka," kata Didik dalam keterangannya pada Senin 16 Januari 2023.

Ia mengatakan bahwa 16 orang lainnya yang telah diperiksa, diminta wajib lapor. Sementara itu, Didik mengatakan jika kondisi di lokasi kerusuhan relatif sudah aman dan terkendali.

"Personel TNI-Polri melakukan pengamanan di lokasi-lokasi strategis PT GNI, seperti jalan keluar masuk perusahaan, smelter, jalan houling dan tempat jeti atau dermaga," lanjutnya.

Selanjutnya, ia mengatakan akan digelar rapat yang dipimpin Kapolres Morowali Utara bersama unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan para Kades terkait pada Senin 16 Januari 2023 ini.

Pihaknya pun berharap agar dalam rapat tersebut bisa membuahkan hasil yang bisa menyelesaikan permasalahan antara PT GNI dan karyawannya.

Polisi pun mengimbau kepada masyarakat untuk tidak terprovokasi jika ada informasi yang tidak benar, terutama di media sosial.

Isu tersebut menyebutkan jika ada korban perempuan yang tewas dan dimakamkan di Poso, serta lain sebagainya.

"Terkait tenaga kerja asing, tidak ada yang diungsikan. Semua berada di mess dan dalam pengamanan pihak Kepolisian dan TNI," ujarnya.

Akibat dari kerusuhan tersebut,  tiga karyawan PT GNI meninggal dunia. Dari tiga orang korban meninggal tersebut, dua orang merupakan tenaga kerja Indonesia (TKI) dan satu orang lainnya adalah tenaga kerja asing (TKA).

Kerusuhan tersebut bermula pada Sabtu 14 Januari 2023, sekitar pukul 06.00 Wita. Saat itu, di area jalan masuk pos 4 PT GNI terjadi aksi yang dilakukan oleh sekitar 500 orang karyawan. 

Massa melempar serta merusak fasilitas areal jalan masuk pos 4 PT GNI, karena pihak sekuriti menghalangi jalan masuk.

Unjuk rasa tersebut dilakukan karena tidak adanya kesepakatan yang dicapai dalam pertemuan di Kantor Disnakertrans Morowali Utara pada Jumat 13 Januari 2023. 

Pertemuan tersebut yaitu antara Serikat Pekerja Nasional PT GNI, Disnakertrans Kabupaten Morowali Utara dan pihak perusahaan PT GNI maupun PT SEI.

Sehingga para pekerja pun melakukan aksi mogok usai tuntutan pekerja kepada perusahaan belum terpenuhi, di antaranya pengaktifan kembali pekerja yang sempat diberhentikan, dan pemotongan upah pekerja yang dinilai tidak jelas.

Redaktur : Hastina

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.