REQNews.com

Akan PHK 7.000 Pekerja, Disney Bisa Hemat Rp83 Triliun

News

Thursday, 09 February 2023 - 11:32

Walt Disney (Foto:Istimewa)Walt Disney (Foto:Istimewa)

LOS ANGELES, REQNews - Walt Disney akan melakukan restrukturisasi besar-besaran di bawah kepemimpinan CEO Bob Iger. Dia berencana melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) sebanyak 7.000 pekerja.

Jumlah karyawan yang di-PHK tersebut sekitar 3,6 persen dari tenaga kerja global Disney.

Adapun PHK tersebut dilakukan demi menghemat biaya sebesar 5,5 miliar dolar AS atau Rp83,2 triliun dan membuat bisnis streaming-nya untung.  

Ini merupakan keputusan paling signfikan yang dilakukan Bob Iger sejak kembali ke Disney sebagai CEO pada tahun lalu.

Ini juga menjawab kritikan dari investor Nelson Peltz bahwa Disney terlalu banyak mengeluarkan biaya untuk streaming.  

Iger mengatakan, Disney kemungkinan terlalu agresif untuk mendapatkan pelanggan video online karena penonton di televisi menurun.

Sementara dengan rencana untuk memangkas biaya dan mengembalikan kekuasaan ke eksekutif kreatif, Disney akan merestrukturisasi menjadi tiga segmen, yakni unit hiburan yang mencakup film, televisi, dan streaming; unit ESPN yang fokus pada olahraga; serta unit taman, pengalaman, dan produk.  

Meski dibagi menjadi tiga segmen, namun menurut Iger, streaming tetap menjadi prioritas utama Disney.  
"Reorganisasi ini akan menghasilkan pendekatan yang lebih hemat biaya dan terkoordinasi untuk operasi kami. Kami berkomitmen untuk bekerja secara efisien, terutama di lingkungan yang menantang," kata dia, dikutip dari Reuters, Kamis 9 Februari 2023.

Dia juga mengatakan akan meminta dewan perusahaan untuk mengembalikan dividen pemegang saham pada akhir 2023.

Iger juga akan memotong biaya 5,5 miliar dolar AS, yang terdiri dari 2,5 miliar dari penjualan serta biaya administrasi dan operasional lain, sedangkan penghematan 3 miliar dolar AS dari pengurangan konten, non-olahraga termasuk PHK.  

Reorganisasi menandai babak baru dalam kepemimpinan Iger. Sebelumnya Iger pernah menjabat sebagai CEO Disney pada 2005.

Dia saat itu memperkuat Disney dengan mengakuisisi Pixar Animation Studios, Marvel Entertainment, dan Lucasfilm.  

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.