REQNews.com

IPW Dorong Polri Terima Kembali Richard Eliezer

News

Kamis, 16 Februari 2023 - 16:31

Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Teguh Santoso (Foto: Istimewa)Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Teguh Santoso (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQNews  - Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Teguh Santoso, menyarankan Polri agar menerima kembali Richard Eliezer alias Bharada E sebagai polisi.

"Bharada Eliezer dengan vonis 1 tahun 6 bulan dalam prakteknya akan bisa diterima kembali dalam tugas institusi Polri," kata Sugeng dalam keterangannya, Rabu 15 Februari 2023.

Kembalinya Richard Eliezer bertugas kembali di Korps Bhayangkara menurut Sugeng dapat menaikan citra dari institusi Polri.

"IPW mendorong Polri menerima kembali Bharada Eliezer untuk bertugas. Karena itu akan dapat menaikkan citra Polri di depan publik," tuturnya.

Sedangkan untuk vonisnya, Sugeng turut mengapresiasi Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan yang dapat memutus hukuman delapan kali lebih ringan dari 12 tahun tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU)

"Putusan majelis hakim pada Terdakwa eliezer Pudihang Lumiu 1 tahun 6 bulan yang memutus jauh di bawah tuntutan jaksa 12 tahun adalah sikap mengambil posisi menegakkan keadilan substantif yg memihak pada suara rakyat daripada keadilan prosedural. Ini adalah kemenangan suara rakyat," jelasnya.

Sebelumnya, Tim Penasihat Hukum Richard Eliezer alias Bharada E, Ronny Talapessy menyampaikan kliennya berharap bisa segera kembali berdinas sebagai anggota polri khususnya sebagai Anggota Brimob.

"Iya (mau jadi polisi lagi), Richard kan sampaikan bahwa dalam pleidoi pribadinya bahwa dia bangga menjadi anggota brimob," ujar Ronny kepada wartawan di PN Jakarta Selatan, Rabu 15 Februari 2023.

Ronny menjelaskan alasan Bharada E ingin kembali menjadi anggota Polisi, karena ia adalah tulang punggung dan menjadi satu-satunya harapan keluarganya.

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.