REQNews.com

Firli Bahuri Didesak Segera Putuskan Status Kasus Formula E, Anies Bakal Tersangka?

News

Kamis, 16 Februari 2023 - 20:30

Anies BaswedanAnies Baswedan

JAKARTA, REQnews - Para pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang diketuai Firli Bahuri didesak agar segera memutuskan status kasus penyelenggaraan Formula E Jakarta yang sudah lama tidak ada kejelasannya.

Desakan ini disampaikan Ketua Dewan Pengawas (Dewas) KPK Tumpak H Panggabean, bahwa baik pihaknya dan para pimpinan sudah sepakat untuk secepatnya memperjelas status kasus Formula E dalam Rakorwas Triwulan IV/2022 pada 17 Januari 2023 lalu.

"Telah disepakati agar penyelesaian dan kejelasan status kasus Formula E secepatnya diputuskan oleh Pimpinan KPK," kata Tumpak dalam keterangan tertulis, Kamis 16 Februari.

Adapun kesepakatan dimaksud, mengacu pada kewenangan penyelidik sebagaimana diatur dalam Pasal 1 angka (5) KUHAP jo Pasal 44 UU KPK. 

"Artinya, jika ditemukan cukup bukti dugaan tindak pidana korupsi harus segera dinaikkan statusnya dari tahap penyelidikan ke tahap penyidikan. Begitu juga sebaliknya," ujar Tumpak.

Sebelumnya, berbagai pihak mengendus penyelidikan kasus Formula E ini sarat dengan unsur politik menjelang Pemilu 2024, khususnya untuk menjegal Anies Baswedan melaju sebagai calon presiden.

Adapun Formula E digelar di era ketika Anies masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Namun, beberapa waktu lalu Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri membantah bahwa ada unsur politik di balik penyelidikan kasus Formula E.

"Jangan kemudian ada perbedaan internal KPK kemudian ditarik oleh pihak luar seolah-olah dibawa ke wilayah politik," ujar Ali beberapa waktu lalu.

Dia mengaku, pihaknya sering mendengar penyelidikan kasus ini ditarik ke ranah politik. Apalagi, KPK pernah memanggil dan meminta keterangan dari eks gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengenai pelaksanaan Formula E.

“Kami tegaskan, kami penegak hukum. Kacamata kami adalah proses penegakan hukum,” kata Ali.

Redaktur : Ryan Virgiawan

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.