Artis Lawas Ini Ternyata Seorang Agen Intelijen, Ini Dia Orangnya
JAKARTA, REQnews - Sudah sewajarnya seorang agen intelijen tidak membuka identitasnya secara terbuka. Sama halnya seperti artis ‘tempo dulu’ yang bernama Sofia Waldy atau lebih dikenal dengan Sofia WD.
Di balik parasnya yang cantik dan menawan, ternyata Sofia sudah diangkat menjadi agen intelijen. Publik hanya mengetahui jika dia adalah seorang artis yang sangat berbakat namun ternyata dia memiliki tugas khusus untuk menjaga keamanan NKRI.
Sofia merupakan artis Indonesia kelahiran Bandung, Jawa Barat, 12 Oktober 1924. Ketika berusia 14 tahun dia menikah dengan Eddy Endang yang merupakan seorang kapten dari kesatuan Siliwangi.
Ketika keduanya sudah menjadi pasangan suami istri, mereka bergabung menjadi anggota Field Preparation (FP) yang didirikan Kolonel TNI Zulkifli Lubis pada tahun 1946. Sofia bersama suaminya pun dilantik sebagai perwira intelijen yang memiliki fungsi pengamatan untuk kepentingan NKRI.
Pasangan ini menempati posisi di bagian propaganda bidang seni. Kondisi ini dimanfaatkan dengan baik oleh Sofia sehingga dirinya bisa cemerlang berkarir di dunia hiburan. Mengutip dari situs Indonesian Film Center, Sofia WD mengawali karir di dunia hiburan dengan bergabung di dalam grup sandiwara Irama Massa.
Bakat aktingnya membawa Sofia semakin berkembang sehingga mampu membintangi ratusan film. Adapun film perdananya berjudul Air Mata Mengalir di Tjitaroem (1948).
Meski dalam menjajaki karir dia ditinggal oleh suaminya Endy Endang yang diketahui gugur dalam bertugas, dia tidak putus asa dan terus melanjutkan hidupnya. Dia tetap berkarir menjadi artis dan sutradara hingga menjadi kepala produksi film.
Pasca gugurnya Endy Endang, Sofia sempat menikah dengan pelawak S Waldy namun usia pernikahan keduanya tidak panjang. Akhirnya Sofia menikah dengan Wagino Dachrin Mochtar dan pernikahan keduanya berlangsung lama hingga akhir hayat. Pada 22 Juli 1986, Sofia meninggal karena serangan jantung dan dimakamkan secara militer di Taman Makam Pahlawan Kalibata.
Redaktur : Giftson Ramos Daniel
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.