Sadis! Sekujur Tubuh Bocah 4 Tahun di Garut Penuh dengan Sundutan Rokok
GARUT, REQNews – Keluarga bocah berusia 4 tahun yang sekujur tubuhnya penuh dengan sundutan rokok, resmi melaporkan pelaku penganiayaan kepada polisi.
Pelaku diduga merupakan kekasih gelap ibu korban, keluarga membuat laporan ke Polres Garut atas kasus penganiayaan tersebut.
Atas perbuatan pelaku, korban berinisial A harus dirawat di RSUD dr. Slamet Garut karena kondisinya memprihatinkan.
Paman korban, Anda Swanda, mengatakan korban sudah bisa pulang dari rumah sakit. Namun, kondisinya masih lemah dan trauma.
Korban mengalami luka bakar bekas sundutan rokok di punggung, kaki, leher belakang dan dekat anus.
Ditemani aparat RW setempat keluarga melaporkan pelaku yang telah tega menyudutkan rokoknya ke bocah berusia 4 tahun tersebut.
“Sudah janjian sama penyidik karena sebelumnya sudah komunikasi dengan polisi di Polres," kata Ketua RW, Uus, pada Sabtu 18 Februari 2023.
Paman korban, Anda Swanda, mengatakan korban diketahui dianiaya usai pulang bermain bersama ibunya.
“Jadi dibawa main ke rumah teman ibunya. Terus pas pulang muntah-muntah. Ditanya sama keluarga kenapa. Anak itu cerita katanya kepalanya ditoyor, kakinya dimainin terus mengeluh panas di punggung. Pas dilihat ada bekas luka kayak disundut rokok," jelasnya.
Kasus ini pun mendapat perhatian dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) yang langsung turun untuk menangani kasus penganiayaan anak di Garut ini.
“Kita menerima laporan dari aparat kelurahan setempat bahwa ada kekerasan terhadap anak dimana pelakunya diduga kekasih dari sang ibu. Adapun luka yang ditemukan, yaitu bekas sundutan puntung rokok pada tubuh korban," kata Ketua KPAI Daerah Tasikmalaya Ato Rinanto.
Dia juga menegaskan bahwa penanganan kasus ini akan didampingi KPAI untuk proses penanganan di pihak kepolisian.
Sementara itu, pihak kepolisian belum bisa memberikan keterangan mengingat keluarga dan korban masih harus menjalani pemeriksaan.
Redaktur : Desi
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.