REQNews.com

Hotman Paris Protes di Sidang Teddy Minahasa, Pengamat Singgung Asas Een En Ondelbaar

News

Rabu, 22 Februari 2023 - 12:15

Hotman Paris Hutapea (Foto: Istimewa)Hotman Paris Hutapea (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Penasihat hukum terdakwa Teddy Minahasa, Hotman Paris mempertanyakan hadirnya jaksa sidang Ferdy Sambo dalam persidangan perkara kasus narkoba yang menyeret kliennya sebagai terdakwa.

Menanggapi hal tersebut, mantan Ketua Komisi Kejaksaan (Komjak) Halius Hosen mengatakan bahwa dalam persidangan, pergantian jaksa penuntut umum (JPU) adalah hal yang biasa.

“Pergantian JPU dalam perjalanan persidangan adalah hal yang biasa terjadi,” kata Halius kepada wartawan, Rabu 22 Februari 2023.

Ia pun mencontohkan, dalam persidangan kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J yang menyeret nama mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo, juga terdapat pergantian jaksa.

Sehingga menurutnya, penasihat hukum terdakwa tak memiliki hak untuk mempertanyakan pergantian jaksa tersebut.

“Waktu sidang kasus Sambo juga ada pergantian JPU-nya dan gak ada hak pengacara untuk protes-protes,” kata dia.

“Dan kejaksaan memiliki asas een en ondelbaar, jaksa itu satu dalam melaksanakan tupoksinya,” lanjutnya.

Kemudian terkait siapakan JPU yang akan ditugaskan, Halius mengatakan bahwa hal tersebut adalah tanggungjawab pemimpin yang mengendalikan perkara tersebut.

Sehingga ia mengatakan jika pergantian jaksa, tak melanggar aturan. “Dan tidak ada satu ketentuan hukum acara dan Undang-undang yang dilanggar,” ujarnya.

Diketahui, sebelumnya Hotman Paris Hutapea terekam kamera berdebat dengan JPU di persidangan kasus jual beli barang bukti narkoba, dengan terdakwa mantan Kapolda Sumatera Barat, Irjen Teddy Minahasa.

Dalam sidang lanjutan kasus peredaran narkoba yang menyeret terdakwa Teddy Minahasa diawali dengan keberatan pihak terdakwa pada Senin 20 Februari 2023.

Hotman mempertanyakan adanya perubahan jaksa dan hadirnya Jaksa Paris Manalu yang sebelumnya menangani kasus Ferdy Sambo, dalam persidangan perkara kasus narkoba kliennya.

Paris Manalu merupakan jaksa yang ada di sidang perkara pembunuhan Brigadir J yaitu Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Ricky Rizal, Kuat Maruf dan Richard Eliezer.

Bahkan, Paris Manalu merupakan jaksa yang membacakan tuntutan 12 tahun penjara untuk Richard Eliezer.

Hotman Paris kemudian mempertanyakan kehadiran Paris Manalu dalam sidang kliennya itu. Hingga terjadilah perdebatan antara Hotman Paris dan JPU.

“Mohon izin, hari ini kami melihat yang sidang hari ini adalah rekan-rekan kita yang hadir di kejaksaan, apakah memang terjadi penggantian tim? karena di luaran kita dengar terjadi penggantian kejaksaan diturunkan jaksa-jaksa dari kejaksaan agung, mungkin terlalu berat melawan pengacara saya nggak tahu,” kata Hotman Paris.

“Tapi mohon majelis, kami berhak tahu, kita pengin tahu surat tugasnya apakah benar itu, sebagian saya lihat ini sebagian jaksa dari (yang menangani) Sambo,” tanya dia.

Redaktur : Hastina

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.