REQNews.com

Cegah Penyebaran Rabies! ADI Minta Polri Usut Dugaan Pemalsuan SKKH di Transportasi Hewan Antar Wilayah

News

Sunday, 05 March 2023 - 14:32

Transportasi hewan antar wilayah (Foto: ADI)Transportasi hewan antar wilayah (Foto: ADI)

JAKARTA, REQnews - Animal Defenders Indonesia (ADI) melaporkan dugaan tindak pidana pemalsuan dokumen terkait transportasi hewan antar wilayah, ke Bareskrim Mabes Polri pada 23 Februari 2023 lalu.

Ketua ADI Doni Herdaru Tona mengatakan bahwa pada ketentuan yang berlaku, Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) disyaratkan bahwa ada uji teknis titer rabies antibodi HPR (hewan penular rabies). 

“Titer rabies ini didapatkan paling cepat  dua minggu pasca disuntik vaksin rabies. Anjing-anjing yang ditransport kemarin sebanyak 16 ekor, diketahui tidak disuntik rabies oleh pemilik anjing sebelumnya, dan diberangkatkan pada 19 Februari 2023 ke Pekanbaru,” kata Doni dalam keterangannya pada Minggu 5 Maret 2023.

Ia mengatakan bahwa supir transportasi menunjukkan SKKH yang dikeluarkan oleh Dinas Peternakan Kesehatan Hewan dan Perikanan Cianjur pada tanggal 19 Februari 2023 dan ditunjukan pada pukul 04.00 WIB di hari yang sama.

Pihaknya pun mempertanyakan bagaimana mungkin, surat resmi dinas dikeluarkan tanggal 19 Februari 2023, sedangkan kantor dinas terkait pun belum buka pada saat surat tersebut ditunjukkan pada 04.00 WIB.

Lebih anjut, kejanggalan berikutnya terdapat syarat teknis pengeluaran SKKH oleh dinas setempat dan anjing yang akan ditransport domisili di Pluit, Jakarta Utara sedangkan dinas yang mengeluarkan, dari Cianjur.

“Surat yang bertanda tangan dan cap resmi tersebut kami duga kuat adalah dokumen aspal/bodong yang merupakan hasil sulap, dan melanggar Pasal 263 ayat 1 dan 266 ayat 1 KUHP,” kata dia.

Pihaknya pun berharap agar Bareskrim Mabes Polri beserta Badan Karantina Pertanian mengusut dugaan tindak pidana tersebut, karena ADI menduga hewan-hewan tersebut tak tertib vaksin.

Karena menurutnya, penyebaran rabies paling dominan adalah transportasi illegal HPR antar wilayah, menurut WHO.

Sementara praktik seperti ini, lanjutnya akan menjadi ancaman dalam menjaga wilayah bebas rabies dan potensi gagalnya roadmap bebas rabies Indonesia.

Redaktur : Hastina

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.