REQNews.com

Setelah 5 Tahun Akhirnya Kasus Kematian Anggota Brimob Sorong Terungkap, Ternyata Dibunuh Istri

News

Monday, 06 March 2023 - 15:00

Ilustrasi anak dibanting ayah hingga tewas(Foto: Pakistantoday.com)Ilustrasi anak dibanting ayah hingga tewas(Foto: Pakistantoday.com)

MANOKWARI, REQNews - Setelah lima tahun, Kasus pembunuhan anggota Brimob Yon C Sorong Brigpol Johanes Siahaan berhasil diungkap. Polisi sudah menetapkan dua tersangka yakni istri korban berinisial ARP dan iparnya AAP.  

Kasus pembunuhan yang terjadi pada 2018 ini awalnya ditangani Satreskrim Polres Sorong Kota. Kemudian dalam prosesnya diambil alih Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Papua Barat.

Direskrimum Polda Papua Barat Kombes Pol Novia Jaya mengatakan, saat ini berkas acara pemeriksaan (BAP) penyidik telah dinyatakan lengkap dan dilimpahkan ke Kejaksaan Manokwari 1 Maret 2023.

"Kedua tersangka masing-masing ARP dan AAP telah kami serahkan bersama dengan barang bukti," ujar Novia Jaya, Senin 6 Maret 2023.

Terungkapnya kasus pembunuhan ini, dikatakan Novia Jaya berkat keterangan saksi kunci yakni anak korban.

Anak korban yang sempat mengalami trauma dan akhirnya bisa memberikan kesaksian. Keterangan anak korban, perisitwa ini terjadi saat ayah dan ibunya pulang dari Aimas, Kabupaten Sorong pada 28 Agustus 2018.

Saksi lantas meminta makan. Usai minta makan, dia tidur dan tak lama kemudian terbangun mendengar ibu dan ayahnya bertengkar.

Mendengar pertengkaran tersebut, sang anak mengintip dari celah gorden pintu dan melihat pamannya memukul kepala Brigpol Johanes Siahaan.

Akibat kejadian tersebut, saksi sempat mengalami trauma dan kemudian dibawa ke Komnas Perlindungan Anak untuk mendapatkan trauma healing.

Kedua tersangka masing-masing dijerat Pasal 340 KUHP subsider Pasal 338 KUHP subsider Pasal 351 jo 55 dan 56 KUHP dan Undang-Undang 23 Tahun 2004 tentang KDRT dengan ancaman maksimal hukuman mati atau seumur hidup dan minimal 20 tahun penjara.

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.