Satgas Pangan Polri Turun Tangan Jaga Stabilitas Bahan Pokok Jelang Ramadan 2023
JAKARTA, REQnews - Satgas Pangan Polri turun tangan mengawal stabilitas harga bahan pokok jelang bulan Ramadan 2023, karena kenaikan harga komoditas tertentu selalu berpotensi melonjak setiap tahunnya.
“Satgas Pangan Pusat telah membentuk tim untuk melakukan kegiatan pengecekan harga bahan pokok, terutama komoditas beras dan minyak goreng yang menjadi perhatian publik,” kata Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan pada Rabu 15 Maret 2023.
Ahmad mengatakan bahwa sejumlah bahan pokok yang dipantau Satgas Pangan antara lain seperti jagung, kedelai, cabai, daging unggas, telur unggas, daging, gula, serta ikan.
Karena menurutnya, daftar komoditas bahan panga tersebut juga tercatat cenderung mengalami kenaikan harga menjelang bulan Ramadan.
“Satgas Pangan Polri bersama dengan kementerian dan lembaga terkait bersama-sama melakukan pengecekan di lapangan untuk memantau kondisi harga bahan pokok dan mengevaluasi permasalahan, serta mengantisipasi kelangkaan bahan pokok di tingkat produsen distributor dan konsumen,” ujarnya.
Sebelumnya, Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono memastikan ketersediaan pasokan pangan di DKI Jakarta stabil jelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) termasuk Ramadan dan Idul Fitri 2023, khususnya stok cabai dan bawang.
Heru pun mengecek ketersediaan pangan bersama dengan Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo, Heru di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Senin 6 Maret 2023 lalu.
Ia menyebut jika Kementerian Pertanian telah memasok ratusan ton komoditas cabai dan bawang di Pasar Induk Kramat Jati.
Setidaknya, Heru mengatakan terdapat sekitar 17 ton cabai yang dipasok dari daerah sentra seperti Jawa Tengah (Magelang dan Temanggung) dan Jawa Barat (Garut dan Sumedang). Sementara bawang merah total 175 ton yang masuk secara bertahap ke Pasar Induk Kramat Jati.
Namun, ia mengungkapkan adanya kenaikan harga pangan akibat kenaikan permintaan pasar dan kondisi curah hujan yang berpengaruh terhadap pasokan ke Jakarta.
Tetapi Heru mengatakan jika pihaknya akan melakukan sejumlah upaya penanganan. "Mudah-mudahan semua terkendali, tadi pedagang menyatakan sudah stabil. Dan komoditas yang lain juga akan kita siapkan stok yang ada," kata Heru.
Upaya yang dilakukan seperti memonitoring ketersediaan dan harga bahan pangan secara rutin harian bekerja sama antar-OPD, BUMD Pangan, Satgas Pangan DKI Jakarta.
Pemprov DKI juga bakal menyalurkan pangan bersubsidi bagi masyarakat tertentu seharga Rp 126 ribu per paket yang terdiri dari beras, daging ayam ras, daging sapi, telur ayam ras, ikan kembung dan susu UHT.
Selain itu, pihaknya juga akan melaksanakan pengawasan mutu pangan yang beredar di pasar dan juga dilakukan gerakan pangan murah melalui pendistribusian pangan subsidi di 336 lokasi distribusi.
Redaktur : Hastina
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.