PDPI Minta Polisi Usut Tuntas Penyebab Tewasnya Dokter Mawartih Susanty
JAKARTA, REQnews - Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) dr Agus Dwi Susanto buka suara terkait dengan tewasnya dr Mawartih Susanty di Nabire, Papua Tengah pada Kamis 9 Maret 2023 lalu.
Agus mengatakan jika pihaknya prihatin atas kejadian tersebut dan mengucapkan duka cita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga yang ditinggalkan.
“Semoga keluarga tabah dan ikhlas menerima keadaan tersebut,” kata Agus dalam keterangan tertulisnya pada Jumat 17 Maret 2023.
Selain itu, pihaknya juga mendukung dan meminta aparat penegak hukum yang berwenang mengusut dengan tuntas penyebab kematian sesuai hukum yang berlaku di Indonesia.
“Menghimbau kepada pemerintah agar tenaga medis yang bertugas mendapat perlindungan secara maksimal dalam menjalankan tugas kemanusiaannya,” kata dia.
Ia juga mengusulkan kepada pemerintah untuk dapat memberikan penghargaan atau gelar pahlawan kesehatan terhadap almarhumah dokter Mawartih.
Pihaknya pun mengimbau kepada masyarakat tetap menjaga kondusif kehidupan dalam berbangsa dan bernegara serta aktif memberikan informasi kepada Aparat Penegak Hukum (APH) agar membantu menemukan titik terang terhadap kejadian tersebut.
“Kepada seluruh Nakes yang bekerja di khususnya Tanah Papua agar tetap bekerja dengan bersungguh hati serta tetap waspada dalam setiap sektor kehidupan, tetap semangat dan mawas diri,” ujarnya.
Polres Nabire terus melakukan penyelidikan terkait dengan kasus tewasnya dokter spesialis paru Mawartih Susanty secara misterius di Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah.
Polisi mengatakan jika pihaknya akan melakukan penyelidikan secara profesional untuk mengungkap motif serta penyebab dari meninggalnya Mawartih.
Kasat Reskrim Polres Nabire AKP Akhmad Alfian menyebut bahwa berdasarkan hasil visum yang dilakukan petugas medis, ditemukan beberapa lebam dibagian tubuh jenazah yaitu diwajah, leher dan diperut yang dimana hal ini dapat dikatakan tidak wajar.
“Temuan tersebut yang saat ini juga sedang kami dalami terus guna mengungkap apa penyebab kematian Dokter Mawar karena diketahui bahwa sebelumnya almarhumah tidak mempunya rekam jejak penyakit,” kata Akhmad.
Redaktur : Hastina
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.