REQNews.com

Ditangkap Rekannya Sesama Polisi, Perbuatan Bripka JS Mencoreng Intitusi Polri

News

Jumat, 24 Maret 2023 - 13:03

Ilustrasi Polisi (Foto: Ilustrasi)Ilustrasi Polisi (Foto: Ilustrasi)

MEDAN, REQNews  - Oknum polisi di Tapanuli Utara, Sumatra Utara berinisial Bripka JBS (37) terjerat kasus narkoba hingga mencoreng nama baik intitusi polri.

Bripka JBS ditangkap oleh rekannya sendiri dari Satres Narkoba Polres Tapanuli Utar karena membawa narkoba jenis sabu saat berdinas.

Sabu seberat 0,7 gram ikut disita dari tangan oknum polisi tersebut.

Dia diamankan bersama dua orang lainnya diduga sebagai pengedar dan pengguna narkoba.

Bripda JBS merupakan anggota Polri yang bertugas di Polsek Sipahutar jajaran Polres Tapanuli Utara, Sumatera Utara. Sementara dua orang lainya yang diamankan berinisial HJS (34) warga Desa Aek Bolon Jae, Kecamatan Balige, Kabupaten Toba dan LA (19) warga Desa Pekan Bahapal Serbelawan, Kecamatan Bandar Haluan, Kabupaten Simalungun.

"Ketiga pelaku kasus narkoba itu diamankan di tempat yang berbeda," ujar Kasie Humas Polres Tapanuli Utara Ipda Gaung Wira Utama, Kamis 23 Maret 2023.

Gaung menyebutkan, pertama sekali diamankan yaitu Bripka JBS di depan Kantor Polsek Sipahutar atau tempatnya bertugas.

Kemudian dilakukan penggeledahan dan ditemukan barang bukti berupa satu buah plastik klip bening berisi serbuk kristal warna putih diduga narkotika jenis sabu dengan berat 0,7 gram.

Dia mengatakan, setelah Bripka JBS diperiksa mengakui narkoba yang dimilikinya berasal dari HJS dan LA.

Selanjutnya tim opsnal narkoba mengejar HJS dan LA dan berhasil meringkus keduanya di Desa Tangga Batu, Kecamatan Tampahan, Kabupaten Toba.

Bripka JBS sudah ditetapkan sebagai tersangka dengan pasal yang dipersangkakan Pasal 112 ayat 1 subs Pasal 127 ayat 1 huruf a Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun.

 

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.