REQNews.com

Studi Sebut AI Bisa Gantikan Pekerja Penuh Waktu? Ini Penjelasannya

News

Wednesday, 22 March 2023 - 21:30

Ilustrasi Robot (Foto: Freepik/Phonlamaistudio)Ilustrasi Robot (Foto: Freepik/Phonlamaistudio)

JAKARTA, REQnews - Laporan bank investasi Goldman Sachs menegaskan jika Kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dapat menggantukan setara 300 juta pegawai penuh waktu. Artinya AI bisa menggantikan seperempat tugas kerja di AS dan Eropa, tetapi bisa juga menciptakan pekerjaan baru dan lonjakan produktivitas. 

Adapun AI generative bisa membuat konten yang mirip dengan pekerjaan manusia adalah suatu kemajuan yang besar. Maka tidak heran jika Goldman Sachs melaporkan jika 46 persen tugas administrasi dan 44 persen dalam hukum bisa diotomatisasi. Namun hanya 6 persen dalam konstruksi 4 persen dalam pemeliharaan. 

BBC News sebelumnya melaporkan kekhawatiran beberapa seniman bahwa generator gambar AI dapat membahayakan prospek pekerjaan mereka. 

"Satu-satunya hal yang saya yakini adalah tidak ada cara untuk mengetahui berapa banyak pekerjaan yang akan digantikan oleh AI generatif," kata Carl Benedikt Frey, direktur pekerjaan masa depan di Sekolah Oxford Martin, Universitas Oxford, kepada BBC dikutip pada Rabu 29 Maret 2023. 

Adapun laporan Goldman Sachs, 60 persen pekerja sekarangg melakukan pekerjaan yang tidak ada pada 1940. Namun, penelitian lain menunjukkan perubahan teknologi sejak 1980-an menggusur pekerja lebih cepat daripada menciptakan lapangan kerja. 

AI terus berkembang seperti teknologi informasi sebelumnya, hal itu dapat mengurangi lapangan kerja dalam waktu dekat. Meski begitu, Kepala eksekutif think thank Resolution Foundation Torsten Bell menegaskan jika Lalu dampak jangka panjang dari AI sangat tidak pasti.

 

Redaktur : Giftson Ramos Daniel

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.