Korban Mbah Slamet Pembunuh Berantai Tambah Terus! Total 18 Laporan Orang Hilang, Kebanyakan Suami-Istri dan Ibu-Anak
JAKARTA, REQnews - Korban dukun palsu bermodus pengganda uang, Mbah Slamet alias Slamet Tohari diperkirakan bakal bertambah jumlahnya.
Hingga kini, total polisi sudah menerima 18 laporan orang hilang yang diduga menjadi korban pembunuhan berantai dukun asal Banjarnegara itu.
Sepasang suami istri sudah teridentifikasi menjadi korban Mbah Slamet. Mereka adalah pasutri asal Lampung yang sempat ingin menggandakan uang ke Mbah Slamet. Kedua korban bernama Irsad dan Wahyu Triningsih.
Pasutri yang sudah teridentifikasi ini pun telah dimakamkan di kampung halamannya di Pesawaran, Lampung pada Sabtu, 8 April 2023.
Pasutri kedua yang menjadi korban Mbah Slamet diketahui bernama Suheri dan Riani yang juga berasal dari Lampung. Menurut keterangan anak korban, keluarga sudah kehilangan kontak dengan Suheri dan Riani sejak dua tahun lalu.
Polisi juga sudah mengambil sampel atas ibu dan anak bernama Theresia Dewi (47 tahun) dan Okta Ali Abrianto (31 tahun). Menurut keterangan keluarga, pasangan ibu-anak asal Magelang tersebut diduga menjadi korban pembunuhan berantai Slamet Tohari alias Mbah Slamet.
Pasalnya, sebelum hilang, mereka berpamitan ke Banjarnegara untuk mengambil uang.
"November tanggal 21 atau 22, dia pamit sama menantu (istri Okta, Vina) dan anaknya yang kecil, Claudy. Pamit mau ke Banjarnegara," kata kakak kandung Theresia, Yusuf Edi Gunawan, dikutip Minggu, 9 April 2023.
Hingga kini, polisi telah menerima 18 laporan orang hilang yang diduga menjadi korban Mbah Slamet. Laporan tersebut datang dari berbagai daerah, mulai dari Lampung, Magelang, Wonosobo, Surabaya, Sumedang, hingga Sumatera Selatan.
Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Iqbal Alqudusy mengatakan, Polres Banjarnegara dan Polda Jateng masih terus mengembangkan kasus tersebut apakah ada korban lain, termasuk identifikasi korban yang ditemukan.
Pihak keluarga yang membuat laporan diambil datanya untuk dilakukan identifikasi terhadap jenazah. Laporan diterima di posko Polres Banjarnegara.
"Masih ada pengembangan kasus ini apakah masih ada korban-korban dukun Slamet yang lain. Di posko Polres sudah ada 18 laporan orang hilang," kata Iqbal.
"Diharapkan masyarakat dapat datang ke polres untuk diambil sampel ante mortem untuk identifikasi," tandasnya.
Redaktur : Puri
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.