Elon Musk: Saya Menyumbang 100 Juta Dolar ke Ukraina, Kalian Berapa?
California, REQNews.com -- Elon Musk, juragan Tesla dan SpaceX, mengklaim telah menyumbang 100 juta dolar AS, atau Rp 1,5 triliun, ke Ukraina.
"Saya menyumbang 100 juta dolar AS, kalian berapa?" tanya Musk dalam pertengkaran dengan penulis AS Stephen King di media sosial.
Klaim disampaikan Musk setelah King menyarankan agar sang juragan menyumbangkan sebagian dari hasil verifikasi model verifikasi berbaya platform media sosial ke Kyiv.
Musk juga me-retweet pesan Menteri Teknologi Ukraina Mikhail Fedorov, Oktober 2022 lalu, yang berterima kasih kepada Musk atas penyediaan jaringan satelit Starlink ke Ukraina. Jaringan itu digambarkan Fedorov sangat penting.
SpaceX, menurut Musk, juga menolak dana dari Departemen Pertahanan AS untuk membantu membayar biaya sistem operasi yang diperkirakan mencapai 100 juta dolar pada akhir 2022.
Segera setelah awal konflik Rusia-Ukraina, Musk membuat Starlink -- konstelasi satelit orbit rendah Bumi yang menyediakan akses Internet -- tersedia di Ukraina. Penyediaan dilakukan setelah muncul permintaan dari Fedorov.
Jaringan komunikasi dikerahkan oleh Kyiv untuk membantu pergerakan pasukan dan metode pengumpulan informasi militer lainnya, terutama karena jaringan infrastruktur Internet Ukraina tidak dapat beroperasi.
Kyiv marah ketika Musk dan SpaceX memberlakukan pembatasan penggunaan Starlink di Ukraina, di tengah laporan teknologi itu dimanfaatkan untuk penggunaan drone.
Mikhail Podolyak, penasehat senior Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, saat itu berargumen bahwa SpaceX harus memutuskan apakah berpihak pada hak atas kebebasan atau sebaliknya.
Gwynne Shotwell, chief operating officer SpaceX, mengatakan selama konferensi pers Februari lalu bahwa sistem itu bertujuan ofensif dan tidak pernah dimaksudkan untuk dijadikan senjata.
Redaktur : Teguh Setiawan
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.