Korban Sekte Puasa Sampai Mati untuk Bertemu Yesus Terus Bertambah, Kini Jadi 109
Malindi, REQNews.com -- Kepolisian Kenya menemukan lagi 11 jenazah korban sekte Good News International Church yang memerintahkan pengikutnya puasa sampai mati untuk bertemu Yesus.
Rhoda Onyancha, koordinator pencarian untuk wilayah Coast, mengatakan lima dari sebelas jenazah yang ditemukan Kamis 27 April adalah anak-anak.
"Jenazah ditemukan di 10 kuburan dangkal," kata Onyancha kepada The Nation. "Kami akan melanjutkan pencarian Jumat 28 April."
Di Mombasa, polisi masih menginterogasi enam pengikuti sekte yang dipimpin Paul Mackenzie Nthenge untuk mengetahui peran mereka mengindoktrinasi publik.
Kubur Dua Istri di Altar
Harrison Kombe, seorang anggota parlemen, mengatakan Paul Mackenzie Nthenge menguburkan jenazah dua istrinya di altar gereja.
Kombe tak menyebut kapan itu terjadi dan di mana. Menurutnya, saat Mackenzie menguburkan dua jenazah istrinya, perbuatan keji Good News International Church menyebar.
"Kabar itu memaksanya menutup gereja dan memutuskan fokus Perternakan Chakarna di Hutan Shakahola, Malindi," kata Kombe kepada situs kenyans.co.ke.
Paul Mackenzie Nthenge mengindoktrinasi pengikutnya untuk menyerakan semua yang dimiliki, berpuasa sampai mati untuk bertemu Yesus, karena kiamat semakin dekat.
Redaktur : Teguh Setiawan
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.
