Cuaca Panas Ekstrem Makan Korban! 2 Anak Tewas Akibat Heatstroke
JAKARTA, REQnews - Cuaca panas ekstrem atau gelombang panas yang melanda sejumlah negara, termasuk Indonesia beberapa waktu belakangan belum juga mereda.
Bahkan, di negara tetangga Malaysia, kasus gelombang panas ini dilaporkan sampai memakan korban jiwa. Dua anak kecil meninggal dunia akibat suhu panas ekstrem yang menyebabkan heatstroke.
Informasi mengenai kematian 2 anak kecil di Malaysia akibat heatstroke disampaikan oleh Departemen Metereologi Malaysia pada 24 April 2023 lalu.
Akun Twitter @TMIHARINI turut mengabarkan informasi tersebut lewat cuitannya.
"Dah sampai ke tetangga kita... Panas di Malaysia merenggut nyawa 2 orang di Malaysia," cuit akun tersebut, dikutip Minggu, 30 April 2023.
"2 Anak Kecil di Kelantan Malaysia meninggal karena heatstroke," lanjutnya.
"Departemen Metereologi Malaysia menyatakan (24 April) beberapa area di Malaysia masuk dalam Area Waspada Cuaca Panas Ekstrem," katanya.
Terkait gelombang panas ini, Profesor Zubairi Djoerban juga sempat mengimbau masyarakat agar waspada.
Dalam cuitan yang dibagikan Kamis, 27 April 2023, Profesor Zubairi menyebutkan bahwa ada 13 laporan meninggal dunia di India akibat heatstroke.
"Belakangan gelombang panas menyerang beberapa negara, juga terasa di Indonesia," cuit Profesor Zubairi.
"Ada data mengkhawatirkan. Menurut UN, dari 1998-2017, ada 166.000 orang meninggal karena gelombang panas. Terbaru, 13 orang meninggal di India akibat heatstroke," terangnya.
Profesor Zubairi lantas memberi gambaran singkat tentang heatstroke. Heatstroke, kata dia, adalah penyakit paling serius yang disebabkan suhu panas ekstrem.
Heatstroke terjadi ketika tubuh tak mampu mengontrol temperatur, sehingga temperatur atau suhu tubuh cepat sekali meningkat. Akibatnya, keringat gagal dikeluarkan dan badan tidak bisa mengontrol temperatur untuk turun.
Redaktur : Puri
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.