REQNews.com

Pemerintah Bayangan Myanmar Sambut Baik Upaya RI Damaikan Konflik, tapi Tak Percaya dengan Junta Militer

News

Thursday, 11 May 2023 - 09:00

KNLA menangkap tentara rezim militer Myanmar beserta persenjataan yang berhasil disita. (Twitter/@KnIC_Karenni)KNLA menangkap tentara rezim militer Myanmar beserta persenjataan yang berhasil disita. (Twitter/@KnIC_Karenni)

YANGON, REQNews  - Pemerintah bayangan Myanmar menyambut baik upaya Indonesia, selaku pemimpin ASEAN, untuk memfasilitasi pembicaraan damai dengan junta militer untuk mengakhiri konflik di negara itu.

Namun, mereka mengatakan tetap tidak percaya dengan pemerintahan junta militer yang menggulingkan Aung San Suu Kyi.

"Hambatan terbesar untuk pembicaraan damai adalah junta militer," kata Kyaw Zaw, juru bicara Pemerintah Persatuan Nasional, dikutip dari Reuters, Rabu 10 Mei 2023.

Menurut Kyaw Zaw, ketidakpercayaan pihaknya terbukti karena pemerintahan junta tidak melaksanakan 5 poin konsensus perdamaian yang ditetapkan di Jakarta pada April 2021.

Saat itu pemimpin junta Ming Aun Hlaing yang meneken konsensus tersebut.

"Junta tidak pernah menepati janjinya," kata Kyaw Zaw.

Pemerintahan bayangan Myanmar atau dikenal dengan Pemerintah Persatuan Nasional dibentuk untuk menandingi pemerintahan militer yang kini berkuasa di Myanmar.

Para pemimpin ASEAN menyerukan segera diakhirinya permusuhan di Myanmar, mendorong dialog segera, dan pengiriman bantuan.

Sementara itu, surat kabar yang dikelola junta, Global New Light of Myanmar, melaporkan pemerintah mengundang para pejuang perlawanan untuk bergabung seraya menawarkan hadiah uang bagi mereka yang mau meletakkan senjata.
 

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.