REQNews.com

Imbauan Dokter Reisa untuk Jemaah Haji Indonesia agar Terhindar dari Heat Stroke di Tanah Suci

News

Tuesday, 06 June 2023 - 07:30

Masjidil Haram  (Foto:Istimewa)Masjidil Haram (Foto:Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Jemaah haji Indonesia diimbau mewaspadai bahaya serangan heat stroke atau kondisi tubuh tidak dapat mengontrol suhu badan akibat cuaca panas selama beribadah di Tanah Suci.

"Kala dilihat suhunya sebenarnya bisa sampai 40 derajat Celsius lebih. Ini memang biasa terjadi di bulan Mei-Juni, masuk musim panas. Jadi di sana suhunya pasti tinggi apalagi kalau di Madinah, kelembapan udaranya lebih rendah, jadi harus kita antisipasi," kata mantan Juru Bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, dr. Reisa Broto Asmoro dalam siaran daring, Senin 5 Juni 2023.

Ia menyoroti banyaknya lansia yang menjadi jemaah haji tahun ini. Reisa berkata, semua pihak harus memperhatikan satu sama lain saat beribadah haji.

Menurutnya, meski masyarakat Indonesia terbiasa hidup dengan iklim tropis dan terbiasa dengan panas, tetap terdapat kemungkinan jemaah tidak terbiasa beraktivitas di bawah sinar matahari sehingga dikhawatirkan terserang.

Dikutip dari Republika, Reisa menjelaskan, heat stroke terjadi akibat dehidrasi atau kekurangan cairan tubuh.

Heat stroke biasa dimulai dari gejala dehidrasi, yakni haus, pusing, lemas, berkeringat, lalu kram otak dan pingsan.

Bila terkena heat stroke, katanya, peserta pasti sudah terkena heat exhaustion atau kondisi di mana jumlah cairan yang keluar dari tubuh lebih banyak dibandingkan perkiraan jumlah cairan yang dikonsumsi. 

Bila suhu tubuh terus meningkat, bisa pula terjadi gangguan seperti strok dan gangguan otak, jantung atau ginjal, sehingga tim medis harus bergerak cepat untuk menyelamatkan jamaah.

"Terutama pada lansia, karena ada sensasi haus lansia yang sedikit lambat, harus diingatkan. Mereka kadang-kadang sibuk berdoa, tidak ingat minum, jadi untuk sekitarnya dan tim medisnya dalam satu rombongan semua harus saling mengingatkan," ujarnya.

Agar terhindar dari heat stroke, jamaah tetap mengonsumsi cairan paling tidak meminum 250 mili air setiap satu jam agar cairan tubuh tetap terjaga. Cara lain yang bisa dilakukan adalah dengan membawa payung, semprotan air, serta bawa kipas agar terhindar dari sengatan cuaca panas.

Redaktur : Ryan Virgiawan

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.