REQNews.com

Paling Banyak Tulari Manusia, Ini Penjelasan Tentang Rabies

News

Saturday, 17 June 2023 - 20:00

Ilustrasi anjing Rabies (Foto:Istimewa)Ilustrasi anjing Rabies (Foto:Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Penyakit rabies menjadi sorotan karena kasusnya meningkat di sejumlah wilayah di Tanah Air. Adapun Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah menyatakan jika kasus ini menjadi Kejadian Luar Biasa (KLB). 

Sebelumnya di Nusa Tenggara Timur (NTT) kejadian luar biasa (KLB) Rabies ditemukan di Kabupaten Sikka, NTT dan Kabupaten Timor Tengah Selatan. Kemenkes menyatakan jika Rabies membahayakan dan patut dilakukan upaya pencegahan. 

"Pulau Timor itu tidak pernah melaporkan kasus rabies. Jadi begitu ada satu kasus, itu sudah dianggap bahaya," kata Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular dr. Imran Pambudi, MPHM pada konferensi pers secara virtual.

Sebenarnya apa Rabies itu?

Rabies adalah penyakit zoonosis virus yang menyebabkan peradangan otak dan sumsum tulang belakang yang progresif dan fatal. Secara klinis, penyakit ini memiliki dua bentuk yakni rabies ganas yang ditandai dengan hiperaktif dan halusinasi. Sementara, rabies paralitik ditandai dengan kelumpuhan dan koma.

Namun faktanya rabies masih membunuh puluhan ribu orang setiap tahun dan 99 persen didapat dari gigitan anjing yang terinfeksi. Di beberapa negara, Rabies diperkirakan menyebabkan 59 ribu kematian manusia, bahkan 95 persen kasus terjadi di Afrika dan Asia. 

Sementara Kemenkes menegaskan jika ada 11 kasus kematian yang disebabkan oleh rabies di sejumlah wilayah di Indonesia. 95 persen kasus tersebut disebabkan gigitan anjing atau cenderung disebut sebagai anjing gila. 

Untuk mengantisipasi hal ini, langkahnya adalah jika seseorang digigit hewan penular rabies seperti anjing, maka harus secepatnya cuci luka gigitan dengan sabun/detergen pada air mengalir selama 15 menit, kemudian beri antiseptik dan sejenisnya

Kemudian dibawa ke Puskesmas atau rumah sakit untuk dilakukan kembali pencucian luka dan mendapatkan Vaksin Anti Rabies (VAR) dan Serum Anti Rabies (SAR) sesuai dengan indikasinya. 

Sebagai informasi, Perlu diketahui, gejala rabies pada manusia di tahap awal gejala yang timbul adalah demam, badan lemas dan lesu, tidak nafsu makan, insomnia, sakit kepala hebat, sakit tenggorokan, dan sering ditemukan nyeri. 

Redaktur : Giftson Ramos Daniel

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.