REQNews.com

Dugaan Penipuan Jastip Tiket Konser Coldplay, Bareskrim Usut Mekanisme Penjualan

News

Selasa, 20 Juni 2023 - 13:42

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan dan Kabagpenum Divisi Humas Polri Kombes Nurul Azizah (Foto: Hastina/REQnews)Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan dan Kabagpenum Divisi Humas Polri Kombes Nurul Azizah (Foto: Hastina/REQnews)

JAKARTA, REQnews - Bareskrim Polri terus melakukan penyelidikan kasus dugaan penipuan jasa titip (jastip) tiket konser Coldplay yang merugikan masyarakat. 

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan mengatakan bahwa Bareskrim Polri saat ini masih menggali mekanisme penjualan tiket dari pihak promotor. 

"Jadi pemeriksaan terhadap penyelenggara, penyidik ingin mengetahui mekanisme penjualan (tiket)," kata Ahmad kepada wartawan, Selasa 20 Juni 2023. 

Selain itu, Ahmad mengatakan bahwa pihak penyidik juga mengusut terkait dengan pengawasan penjualan tiket Coldplay. 

Jenderal bintang satu itu mengatakan bahwa para pelaku penipuan adalah orang-orang yang ingin mencari keuntungan dalam penjualan tiket online. 

"Apakah dia bentuknya memalsukan atau menipu jadi seolah-olah tiketnya ada, kemudian uangnya ditransfer, tiketnya tidak ada," katanya. 

Sementara ini, ia mengatakan bahwa pihak promotor tak ada kaitan dengan para calo yang melakukan penipuan pembelian tiket. Karena menurutnya, hal tersebut tergolong beda kasus. 

"Jadi sampai sekarang ini tidak ada kaitan antara kasus yang satu dengan kasus yang lain merupakan jaringan kejahatan. Jadi berdiri masing-masing," lanjutnya. 

Meski demikian, Ahmad pun berharap agar masyarakat tak menjadi korban kembali, mengingat saat ini tiket konser Coldplay sudah terjual habis. 

"Kita harapkan tidak ada lagi masyarakat yang menjadi korban penipuan. Ini adalah orang-orang yang memanfaatkan langkanya atau tidak adanya atau habisnya tiket kemudian dia berupaya untuk melakukan penipuan," ujarnya.

Redaktur : Hastina

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.