REQNews.com

Arkeolog Temukan Kota Kuno Bangsa Maya Tempat Kompetisi Sepak Bola Pertama

News

Friday, 23 June 2023 - 09:18

Mexico City, REQNews.com -- Arkeolog dari Institut Antropologi dan Sejarah Nasional Meksiko (INAH) menemukan kota kuno Bangsa Maya terkubur di kelebatan hutan Semenanjung Yucatan, selatan Meksiko.

INAH mengatakan kota itu ditemukan selama proyek penelitian di kawasan belum terjelajah di tengah Campeche, di cagar alam Balamku, sekitar 1.100 kilometer dari Mexico City.

Menggunakan teknologi Light Detection and Ranging (LiDAR) dan survei udra, arkeolog memeriksa temuan mereka. Kesimpulan sementara menyebutkan kota Bangsa Maya itu merupakan bagian penting dalam peradaban seribu tahun lalu, atau Ocomtun. Dalam Bahasa Yucatec Maya, Ocumtun diterjemahkan sebagai kolom batu.

Ocumtun kemungkinan besar membentang antara 250 sampai 1.000 Masehi, dan menampilkan tiga bagunan besar seperti piramida, kolom batu, tiga alun-alun dengan bangunan megah, serta struktur lain yang disusun dalam bentuk lingkuran konsentris.

Salah satu struktur piramida yang ditemukan kemungkinan berdiri di ketinggian 25 meter. Beberapa altar serta lapangan bola juga ditemukan di situs itu.

"Ini kejutan terbesar. Ternyata ada situs Bangsa Maya di dataran tinggi, yang dikelilingi lahan basah sangat luas," kata Ian Sprajc, yang memimpin penelitian. "Inti monumentalnya mencakup 50 hektar, dan memiliki berbagai bangunan besar, termasuk beberapa struktur piramida setinggi 25 meter."

Situs ini kemungkinan berfungsi sebagai pusat pemerintahan tingkat regional selama periode klasik.

Lapangan sepak bola digunakan untuk pertandingan terorganisir pertama dalam sejarah permainan itu. Pitz, demikian Bangsa Maya menyebut sepak bola, adalah permainan menggunakan bola karet. Permainan itu merupakan bagian penting dalam politik, agama, dan sosial Bangsa Maya.

Sprajc menambahkan kota kuno itu kemungkinan besar kehilangan pamor sekitar tahun 800 hingga 1.000 Masehi, berdasarkan analisis bukti ditemukan di situs.

Selama periode itu Bangsa Maya mengalami krisis peradaban akibat perubahan ideologis dan populasi. Seratus tahun berikutnya, peradaban Bangsa Maya runtuh dan kota-kota ditinggalkan.
 

Redaktur : Teguh Setiawan

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.