REQNews.com

Dua Transpuan Diduga Korban Pemerasan Polisi Minta Perlindungan LPSK

News

Wednesday, 28 June 2023 - 19:30

Gedung LPSK (Foto:Istimewa)Gedung LPSK (Foto:Istimewa)

MEDAN, REQNews - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) didatangi dua transpuan korban pemerasan oknum polisi, Kamaluddin alias Deca dan Ariyanto alias Fury. Kedatangan mereka untuk mengajukan permohonan perlindungan sebagai korban dan saksi.

Wakil Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan Muhammad Alinafiah Matondang mengatakan permohonan perlindungan itu telah diterima oleh LPSK pada Selasa 27 Juni 2023.

Wujud perlindungannya berupa fisik, pemenuhan hak prosedural, perlindungan hukum, psikologis, rehabilitasi psikososial.

"Deca dan Fury telah melengkapi syarat dan menyerahkan bukti yang ada untuk menguatkan permohonan perlindungan ke LPSK tersebut," kata Alinafiah, Rabu 28 Juni 2023.

Permohonan itu diajukan karena Deca dan Fury merasa ketakutan akibat tekanan untuk berdamai dengan terduga pelaku pemerasan.

"Intimidasi itu disampaikan melalui keluarga, teman dan bahkan oleh Perwira Polisi yang langsung ke rumah korban Deca diketahui bernama Kombes Budiman Bostang dan AKBP Budi," ungkapnya.

Selain itu, sejak muncul laporan pemerasan oleh oknum itu, LBH Medan berulangkali dihubungi oleh banyak pihak, termasuk oknum mengaku personel Polda Sumut, agar Deca dan Fury mengurungkan niat untuk melanjutkan proses hukum ini.

"Perbuatan ini juga bentuk kesewenang-wenangan kekuasaan oknum kepolisian dan pelanggaran HAM bagi masyarakat yang dapat saja berulang yang bila tidak diproses tuntas," imbuhnya.

Ia juga meminta Kapolda Sumut memberikan atensi serius penegakan hukum terhadap bawahannya yang diduga terlibat.

"Kami minta Polda Sumut segera menyelesaikan rangkaian penyelidikan dan penyidikan tindak pidana serta penetapan tersangka dan melakukan penahanan terhadap terduga pelaku karena melanggar Pasal 368 Jo. Pasal 220 Jo. Pasal 318 KUHPidana," tegasnya.

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.