Murka Amerika Serikat atas Pembakaran Al-Quran di Swedia
JAKARTA, REQnews - Pemerintah Amerika Serikat mengutuk keras aksi pembakaran Al-Quran di ibu kota Stockholm, Swedia yang dibiarkan oleh pihak kepolisian, baru-baru ini.
Mengutip Al Arabiya, Jumat 30 Juni 2023, Juru Bicara Departemen Luar Negeri AS Matt Miller mengatakan, pembakaran Al-Quran itu adalah sebuah teror yang bertujuan untuk menebar ketakutan kepada kelompok minoritas.
"Saya akan mengatakan bahwa kami mengutuknya. Kami percaya demonstrasi itu menciptakan ketakutan yang akan berdampak pada kemampuan umat Islam dan anggota kelompok minoritas agama lainnya untuk secara bebas menjalankan hak kebebasan beragama atau berkeyakinan mereka di Swedia,” kata Miller.
Sebelumnya, polisi Swedia disebut sebagai pihak yang memberi izin demonstrasi bakar Al-Quran tersebut dengan alasan kebebasan berekspresi.
Setelah mereka memberi izin, polisi Swedia juga yang kemudian mendakwa pembakar Quran dengan tuduhan serupa provokasi terhadap etnis minoritas.
Kemarahan juga datang dari Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, yang mengecam pembakaran Quran di Swedia.
Amarah Turki disebut-sebut bakal menjadi penghalang yang serius bagi Swedia, yang terus berupaya masuk menjadi anggota NATO.
Redaktur : Ryan Virgiawan
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.