REQNews.com

Mengejutkan! Menghilang sejak Pemberontakan, Kepala Staf Militer Rusia Gerasimov Tiba-tiba Muncul

News

Monday, 10 July 2023 - 20:31

Presiden Putin dan jenderal top Rusia Valery Gerasimov. (AFP/SERGEI GUNEYEV)Presiden Putin dan jenderal top Rusia Valery Gerasimov. (AFP/SERGEI GUNEYEV)

MOSKOW, REQNews - Kepala Staf Umum militer Rusia Valery Gerasimov muncul kembali di hadapan publik, setelah sempat "hilang" usai pemberontakan tentara bayaran Wagner Group akhir Juni lalu.

Kemunculan Gerasimov terekam dalam sebuah video yang diunggah Kementerian Pertahanan Rusia.

Dalam video itu, Kemhan menyatakan Gerasimov sedang dalam sebuah pertemuan pada Minggu 9 Juli 2023 dan tengah bicara dengan jenderal top lainnya serta memberi perintah, termasuk kepada kepala intelijen militer.

"Kepala Staf Umum Angkatan Bersenjata Rusia, Jenderal Angkatan Darat Valery Gerasimov menetapkan tugas kepada kepala Direktorat Intelijen Utama dan mereka yang bertanggung jawab atas pos komando pusat untuk kelompok gabungan," demikian keterangan Kemhan Rusia, seperti dikutip Reuters, Senin 10 Juli 2023.

Kemhan Rusia kemudian melanjutkan, "(Perintah tersebut) guna mengatur pekerjaan sistematis untuk mengidentifikasi situs penyimpanan dan pelatihan, serta posisi peluncuran rudal S-200 dan senjata serangan musuh serupa, serta merencanakan kekalahan musuh."

Gerasimov sebelumnya menghilang tepat setelah Wagner melakukan pemberontakan terhadap militer Rusia pada 24 Juni lalu.

Dia sama sekali tak kelihatan kala bos Wagner, Yevgeny Prigozhin, menuntut dirinya mundur dari militer.

Gerasimov sendiri merupakan komandan perang Rusia di Ukraina. Menurut beberapa analis militer Barat, dia memegang salah satu dari tiga "tas nuklir" Kremlin.

Sejumlah rumor menyebut Gerasimov serta Jenderal Sergei Surovikin terlibat dalam upaya pemberontakan Wagner. Media lokal The Moscow Times dan blog militer bahkan melaporkan soal dugaan penangkapan Surovikin.

Rumor lain disebarkan oleh saluran Rybar yang menyebut ada upaya "bersih-bersih" di kalangan militer Kremlin.

Rybar melaporkan pihak berwenang Rusia sedang menyingkirkan personel militer yang dianggap "kurang tegas" dalam menghentikan pemberontakan.

"Pemberontakan bersenjata oleh perusahaan militer swasta Wagner telah menjadi dalih untuk pembersihan besar-besaran di jajaran Angkatan Bersenjata Rusia," lapor Rybar.

 

 

 

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.