REQNews.com

Jelang Pemilu 2024, Polisi Petakan 12 Kabupaten di Papua yang Rawan Konflik

News

Selasa, 11 Juli 2023 - 13:32

Kapolda Papua Irjen Mathius Fakhiri (Foto: Hastin/REQnews)Kapolda Papua Irjen Mathius Fakhiri (Foto: Hastin/REQnews)

PAPUA, REQnews – Polda Papua memetakan 12 kabupaten di Bumi Cenderawasih masuk dalam kategori rawan konflik selama pelaksanaan pemilihan umum (Pemilu) 2024 mendatang. 

Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri mengatakan bahwa kabupaten-kabupaten yang termasuk dalam daftar rawan konflik antara lain Intan Jaya, Dogiyai, Deiyai, Puncak, Nduga, Lanny Jaya, Puncak Jaya, Yahukimo, Pegunungan Bintang, Jayawijaya, Tolikara, dan Yalimo. 

Sehingga Mathius mengatakan bahwa perlu mengurangi penggunaan sistem noken yang merupakan sistem khusus pemilu masyarakat Papua. Karena sistem ini dianggap sebagai pemicu terjadinya konflik yang berpotensi menimbulkan korban jiwa. 

Dalam sistem noken, ia mengatakan bahwa para pelaku politik dapat merebut suara yang tersisa dan hal ini menjadi perhatian serius bagi keamanan dan keselamatan masyarakat. 

“Karena mereka merebut sisa suara para pelaku politik ini ia memasarkan pemilu ini kalau bisa one man one vote atau satu orang satu suara," kata Mathius dalam keterangannya pada Selasa 11 Juli 2023. 

Lebih lanjut, ia menyebut jika12 Kabupaten tersebut menjadi antisipasi dari Polda Papua agar di Pilkada sebelumnya tidak berulang lagi dampak dari pada Pemilu 2024 mendatang. Yaitu, agar penggunaan sistem ikat noken dapat dikurangi karena sistem tersebut pemicu terjadi konflik dapat menimbulkan korban jiwa. 

“Pemerintah Daerah setempat bersama Komisioner KPU dan Bawaslu untuk dapat mengontrol Daftar Pemilih Tetap, kalau bisa pemilu dilakukan One Man One Vote atau Satu Orang Satu Suara," ujarnya.

Redaktur : Hastina

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.