Enam Korban Kecelakaan Pesawat SAM Air Teridentifikasi, Langsung Diserahkan ke Pihak Keluarga
PAPUA, REQnews – Tim DVI (Disaster Victim Investigation) Polda Papua berhasil mengidentifikasi enam korban jatuhnya pesawat SAM Air pada 23 Juni 2023 lalu da langsung diserahkan ke pihak keluarga.
Irwasda Polda Papua, Kombes Alfred Papare mengatakan jika pihaknya telah berkoordinasi dengan sejumlah pihak dalam menangani kasus jatuhnya pesawat tersebut.
“Polda Papua melakukan koordinasi lintas sektoral dengan TNI, Basarnas, dan Pemerintah Daerah Kabupaten Yalimo selama proses evakuasi dan pencarian korban hingga melakukan identifikasi,” kata Alfred dalam keterangannya pada Kamis 13 Juli 2023.
Ia mengatakan bahwa Kabid Dokkes Polda Papua selaku DVI Commander wilayah Papua juga memimpin langsung proses identifikasi korban dengan membentuk tim operasi DVI yang melibatkan beberapa tahapan/fase operasi DVI.
Nariyana menjelaskan bahwa DVI merupakan prosedur yang digunakan untuk mengidentifikasi korban dalam insiden atau bencana massa berdasarkan protokol interpol.
“Tim DVI melakukan identifikasi dengan mengambil data primer berupa sampel DNA korban dan DNA pembanding dari keluarga korban, yang kemudian diperiksa di Lab DNA Pusdokkes Polri, Cipinang, Jakarta,” kata Nariyana.
Menurutnya, korban yang berjumlah enam orang itu berhasil diidentifikasi sesuai dengan data manifest SAM AIR PK-SMW, menggunakan data primer (hasil DNA) dan data sekunder berupa data medis dan data property.
Perwakilan dari Penerbangan SAM AIR Provinsi Papua, Winarno menyampaikan rasa terpukul dari pihak SAM AIR atas tragedi kecelakaan, yang dianggap sebagai kehendak Tuhan dan bukan kesalahan pihak manapun.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada tim DVI yang telah membantu dalam proses identifikasi para kru dan penumpang dengan baik.
“Rencana apabila kegiatan ini berjalan dengan normal nantinya akan ada penyerahan jasad korban di mana 4 penumpang dari Distrik Yalimo akan diterbangkan ke sana, untuk Co Pilot almarhum Levi akan disemayamkan di Jayapura," kata Winarno.
"Sedangkan untuk Captain Pilot Almarhum Hari Permadi akan diterbangkan ke Kabupaten Nabire sesuai dengan rencana keluarga korban,” lanjutnya.
Atas peristiwa tersebut, keluarga korban diberikan asuransi dari Jasa Raharja sebagai bentuk simbolis. Penyerahan asuransi dilakukan oleh Irwasda Polda Papua, Kombes Alfred Papare kepada keluarga korban.
Redaktur : Hastina
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.