Populasi Jepang Terendah di Tahun 2022, Penyebabnya Ternyata Ini
JAKARTA, REQnews - Jepang pertama kali merasakan sebagai negara dengan rekor populasi terendah pada tahun 2022. Bahkan penurunan ini terjadi hampir di seluruh prefektur Jepang.
Mengutip dari AFP, Kementerian Dalam Negeri Jepang mencatat bahwa jumlah orang Jepang turun 800.523 atau 0,65 persen pada tahun 2022. Selain itu untuk pertama kalinya, jumlah populasi turun di seluruh total 47 prefektur di Jepang.
Bahkan, Kemendagri Jepang menyebut penurunan populasi secara keseluruhan merupakan penurunan tertajam yang tercatat sejak tahun 1968.
"Penurunan jumlah anak dan populasi adalah masalah penting yang melibatkan masalah sosial, ekonomi, dan kesejahteraan sosial Jepang," kata juru bicara pemerintah, Hirokazu Matsuno.
Melihat hal ini pemerintah Jepang berencana akan mendorong perempuan dan lanjut usia masuk ke angkatan kerja melalui reformasi pasar tenaga kerja. Hal ini tidak lepas dari catatan bahwa kurang dari 800 ribu angka kelahiran tahun lalu beriringan dengan biaya perawatan lansia yang melonjak.
Sebagai informasi, bulan lalu Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida meluncurkan rencana dengan anggaran USD25 miliar (setara Rp375 triliun) untuk mendukung kaum muda dan keluarga meningkatkan angka kelahiran yang semakin anjlok di negara itu.
Redaktur : Giftson Ramos Daniel
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.