Tour Guide di Bali Tertangkap Ketika Selundupkan Kokain di Sertifikat Spanyol
JAKARTA, REQnews - Penyelundupan paket ‘sertifikat’ kokain asal Spanyol berhasil digagalkan tim gabungan Bea Cukai Soekarno-Hatta Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri dan Polresta Bandara Soekarno-Hatta. Pria yang berprofesi sebagai tour guide di Bali berinisial INK berhasil ditangkap.
Hal ini dikemukakan oleh Kepala Kantor Bea Cukai Soekarno-Hatta Gatot Sugeng Wibowo yaitu kasus ini terungkap setelah tim mendalami barang kiriman asal Spanyol yang juga ditujukan untuk seorang penerima dengan inisial INK di Bali.
Awalnya, petugas Bea dan Cukai mencurigai paket asal Spanyol dengan tujuan Jakarta Timur yang dikirim pada Juni 2023. Paket tersebut diberitahukan sebagai dokumen.
"Atas temuan tersebut, Bea Cukai Soekarno-Hatta membentuk tim gabungan dengan Direktorat Interdiksi Narkotika DJBC dan Dittipid Narkoba Bareskrim Polri untuk melakukan pengembangan kasus. Dari hasil pengembangan, tim berhasil menelusuri paket barang kiriman ke tujuan akhir ke seseorang dengan inisial INK di Bali," kata Gatot, Selasa 25 Juli 2023.
Petugas juga memerika dokumen yang dicurigai dan hasilnya ternyata berisi serbuk kristal putih seberat 116 gram yang terselip di dalam buku.
Langkah selanjutnya, petugas juga memeriksa paket asal Spanyol yang diberitahukan sebagai dokumen. Kali ini, paket tersebut berupa 10 lembar sertifikat yang setelah diperiksa melalui laboratorium ternyata positif mengandung kokain.
"Saat dilakukan pemeriksaan menggunakan alat deteksi dan uji laboratorium atas paket yang diberitahukan sebagai dokumen tersebut, petugas mendapati 10 lembar sertifikat positif mengandung narkotika golongan I jenis kokain dengan berat bruto 377 gram," kata Gatot.
Menanggapi hal ini, pada kesempatan yang sama Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Mukti Juharsa yang diwakili oleh Kasubdit II Dittipnarkoba Bareskrim Polri Kombes Hanny Hidayat menegaskan jika upaya menyelipkan kokain ‘sertifikat’ ini adalah modus baru.
"Kokain bentuk sertifikat ini termasuk modus baru. Tetapi, apa pun model, modus, dan Pola yang digunakan bandar narkotika yang akan masuk ke Indonesia, kami semua berkomitmen akan tetap kami temukan dan tangkap sampai ke jaringan-jaringannya baik narkotika dan psikotropika," kata Kombes Hanny.
Redaktur : Giftson Ramos Daniel
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.
