REQNews.com

Donald Trump Gemetaran, Terancam Hukuman Mati karena Banyaknya Dakwaan Serius

News

Thursday, 03 August 2023 - 07:30

Donald Trump (istimewa)Donald Trump (istimewa)

JAKARTA, REQnews – Eks Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kini harus dihadapkan pada potensi ancaman vonis mati akibat banyaknya dakwaan kasus hukum yang menjeratnya.

Menurut penjelasan pakar hukum dari West Coast Trial Layers, Neama Rahmani, Trump seakan-akan sudah melangkah menuju hukuman mati sedang usianya yang menginjak 77 tahun. 

"Trump berusia 77 tahun, jadi setiap hukuman yang signifikan pada dasarnya akan menjadi hukuman mati bagi mantan presiden," kata Rahmani, dikutip dari Newsweek, Rabu 2 Agustus 2023.

"Tuduhan federal khususnya membawa potensi hukuman yang signifikan, sekitar 5, 10, atau 20 tahun penjara," ujar Rahmani.

Awal Agustus ini, dakwaan federal terhadap Trump telah resmi diumumkan, terkait kerusuhan 6 Januari 2021 di Capitol Hill untuk membatalkan hasil Pemilu 2020 AS.

Surat dakwaan tersebut mencantumkan beberapa dakwaan terhadap Trump, termasuk konspirasi untuk menipu Amerika Serikat, konspirasi terhadap hak, konspirasi untuk menghalangi proses resmi dan menghalangi serta upaya untuk menghalangi proses resmi.

"Serangan terhadap Capitol Hill pada 6 Januari 2021 merupakan serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya di kursi demokrasi Amerika. Itu dipicu oleh kebohongan, kebohongan oleh terdakwa yang ditujukan untuk menghalangi fungsi dasar pemerintah AS, proses pengumpulan, penghitungan, dan pengesahan hasil pemilihan presiden," ujar penasihat khusus Jack Smith.

Selain dakwaan pada Selasa, Trump juga didakwa oleh Smith awal tahun ini atas dugaan kesalahan penanganan dokumen rahasia yang ditemukan dari kediamannya di Mar-a-Lago pada musim panas lalu, serta dakwaan oleh Kantor Kejaksaan Distrik Manhattan karena diduga memalsukan catatan bisnis selama kampanye 2016.

Redaktur : Ryan Virgiawan

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.