Analis Keamanan Sebut AS dan Israel Sudah Putus Hubungan
JAKARTA, REQnews - Hubungan mesra Amerika Serikat (AS) dan Israel yang sudah terjalin selama puluhan tahun kini telah putus.
Hal ini diungkapkan mantan Direktur Senior Dewan Keamanan Nasional AS untuk Timur Tengah-Afrika Utara Steven Simon dalam buku barunya berjudul 'Grand Delusion: The Rise and Fall of American Ambition in the Middle East.
Simon yang kini menjadi analis keamanan itu berkata, saat ini Israel sudah tidak lagi melayani kepentingan strategis AS, terutama di wilayah Timur Tengah yang bergejolak.
Dia mengadvokasi penilaian ulang mendasar atas hubungan AS-Israel, sambil berargumen bahwa dukungan AS untuk Israel tidak lagi melayani kepentingan strategis AS.
Menurut Simon, kebijakan AS di Timur Tengah, tidak berubah di berbagai pemerintahan.
Hanya saja, Israel kini menghadapi gejolak demokrasi yang tidak terduga. Hubungan yang kian parah dengan Palestina dan potensi normalisasi dengan seluruh negara Arab, membuat Simon berpikir bahwa sebaiknya AS mempertimbangkan kembali kebijakannya dengan negara Zionis tersebut.
"Anak-anak ayam menerbangkan kandang, mereka bergaul dengan orang yang salah. 'Mengapa mereka tidak pulang untuk makan malam lagi dan meminta nasihat' jika Anda orang tua, itu sangat menjengkelkan dan sulit untuk belajar melepaskannya," kata Simon dikutip dari Middle East Monitor, Sabtu 5 Agustus 2023.
"Apa yang kita lihat sekarang setidaknya kembali ke tahun 1930-an. Sekarang ayam-ayam pulang untuk bertengger dengan cara yang cukup besar," ujar Simon menambahkan.
Simon mencatat, bahwa AS secara bertahap kehilangan pengaruhnya. Dia berpendapat bahwa fondasi hubungan AS-Israel didasarkan pada temperamen liberal pada era tertentu, yang pertama kali didirikan oleh mantan presiden Harry Truman. Hubungan tersebut berevolusi dari berbasis nilai menjadi berbasis strategi.
Redaktur : Ryan Virgiawan
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.