Ukraina Mulai Gunakan Cluster Bomb, Rusia Cegat Drone AS di Laut Hitam
Donetsk, REQNews.com -- Ukraina menggunakan cluster bomb, atau munisi tandan, untuk menyerang Donetsk -- kota yang dikuasai Rusia.
Pusat Kontrol dan Koordinasi Bersama (JCCC) Republik Rakyat Donetsk, pemerintahan boneka Rusia di wilayah Ukraina, mengatakan empat putaran munisi tandan 155mm ditembakan ke pusat kota pada Sabtu malam.
Walikota Donetsk Alexei Kulemzin, dalam posting di Telegram, mengatakan munisi tandan meledak di udara, membakar Universitas Ekonomi dan Perdagangan dan gedung apartemen.
Penembakan terjadi setelah tiga orang tewas dan sepuluh lauka-luka akibat pemboman Ukraina. Penembakan juga menewaskan warga sipil di kota terdekat.
Moskwa belum merespon laporan ini. Presiden Vladimir Putin beberapa waktu lalu sempat mengatakan Rusia memiliki persediaan munisi tandan yang cukup.
Di Laut Hitam, pada hari yang sama, Rusia mengerahkan jet tempur Su-30 untuk mencegat drome militer Reaper MQ-9 milik AS.
"Saat Su-30 mendekat, pesawat pengintai asing melakukan putaran balik di perbatasan," kata Kementerian Pertahanan Rusia. "Pesawat kami kembali ke pangkalan udara dengan selamat."
Insiden yang melibatkan pesawat Rusia dan Barat terjadi berkali-kali di Laut Hitam dan Baltik dalam beberapa bulan terakhir. Ketegangan Moskwa-Washington sempat meningkat ketika drone AS jatuh di atas Laut Hitams setelah bertabrakan dengan jet tempur Rusia.
Moskwa mengatakan Mei lalu pihaknya mencegat empat pembom strategis AS di atas Laut Baltik dalam dua insiden selama sepekan.
Redaktur : Teguh Setiawan
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.