REQNews.com

Ancam Presiden Joe Biden, Seorang Pria Ditembak Mati FBI

News

Kamis, 10 Agustus 2023 - 11:40

Washington, REQNews.com -- FBI menembak mati seorang pria di negara bagian Utah yang mengancam Presiden Joe Biden dan sejumlah politisi.

Penembakan terjadi Rabu pagi 9 Agustus ketika FBI melayani surat perintah penggeledahan dan penangkapan di rumah Craig Deleeuw Robertson di Utah. Robertson dicari atas tiga dakwaan federal, salah satunya membuat ancaman terhadap presiden dan penegak hukum.

"Robertson berniat membunuh Joe Biden dan Jaksa Distrik Manhattan Alvin Bragg," kata agen FBI dalam pengajuannya. "Robertson juga membuat ancaman online terhadap Joe Biden."

Dalam postingan online, Robertson menulis; "Saya dengar Joe Biden akan datang ke Utah. Saya harus membersihkan senapan sniper M24 dari debu."

Robertson juga berbicara kepada FBI, demikian menurut dokumen pengadilan. "Kalian masih memantau media sosial saya? Memeriksa agar yakin saya memiliki senjata terisi peluru. Jika demikian, kalian mampir saja."

Menurut dua sumber penegak hukum yang tidak disebut namanya, Robertson menggunakan senjata saat FBI menembaknya. Lembar dakwaan menyebutkan Robertson memiliki senjata api.

FBI masih meninjau insiden itu. Divisi Inspeksi akan terlibat dalam penyelidikan itu. Tidak ada agen yang terluka selama penemakan.

Selain Biden dan Bragg, tersangka diduga membuat daftar politisi dan pejabat yang diancam, yaitu Wapres Kemala Harris, Jaksa Agung Merrick Garland, Gubernur California Gavin Newsom, dan Jaksa Agung New York Letitia James.

Robertson mengidentifikasi diri sebagai MAGA Trumper, dan memposting ancaman pejabat yang mengawasi kasus pengadilan yang melibatkan mantan presiden Donald Trump.

Penegak hukum semula diberi tahu tentang pria ini Maret lalu oleh Truth Sosial -- platform perbincangan publik yang didirikan Donald Trump. Robertson membuat ancaman terhadap Bragg di media sosial ini.

Redaktur : Teguh Setiawan

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.