REQNews.com

Kepala Sekolah dan Guru SMPN 5 Singosari Satu Atap Saling Lapor Usai Ribut Berakhir Tendangan

News

Tuesday, 15 August 2023 - 13:30

ilustrasi penganiayaan (Foto:Istimewa)ilustrasi penganiayaan (Foto:Istimewa)

MALANG, REQNews  - Abdul Rozaq (49), salah satu guru di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 5 Singosari Satu Atap, Dusun Sumbul, Desa Klampok, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang melaporkan kepala sekolah setempat, atas nama Anas Fahrudin karena telah melakukan kekerasan fisik terhadapnya.

Rozak, mengaku dirinya ditendang oleh pelaku Anas Fachruddin pada Sabtu 12 Agustus 2023 malam sekitar pukul 21.00 WIB.

Kejadian penganiayaan terjadi saat berlangsung kegiatan perkemahan para murid yang didampingi oleh guru-guru.

"Tiba-tiba Pak Anas datang dengan marah marah, nunjuk-nunjuk saya. Menyuruh keluar, saya keluar sama Pak Romanus. Saat saya keluar, baru di depan pintu saya sudah mendapat tendangan dua kali,” ujar Rozak kepada awak media, Senin 14 Agustus 2023.

Menurut Rozaq, usai mendapatkan tendangan dari Kepala Sekolah, banyak guru-guru yang menghadang agar tindakan kekerasan yang disaksikan oleh para guru dan murid itu tidak berlanjut.

Atas kejadian tersebut, Rozaq membuat laporan polisi. "Setelah mendapat tendangan itu saya tidak langsung ke Polsek, karena pipis keluar terus terus, celana saya kotor. Akhirnya saya ganti celana, baru saya ke Polsek, malam itu juga hari Sabtu," tegas Rozak.

Sementara itu, pelaku Anas Fachruddin mengakui bahwa dirinya sempat marah dengan korban yang bernama Abdul Rozaq pada Sabtu 12 Agustus 2023 malam hingga mengeluarkan kata-kata umpatan. Ketika marah kepada Rozaq tersebut, Anas berdalih bahwa dirinya banyak dipegangi oleh guru-guru.

Namun, Anas tak mengakui bahwa Abdul Rozaq terkena pukulan atau tendangan darinya, pasalnya dia dipegangi oleh guru-guru.

"Crash sedikit itu saya (nggak tahu) kena apa nggak, lah saya ini dipegangi orang banyak. Saya nggak mukul, ya memang karena dipegangi orang banyak kan kakinya mancal-mancal dan lain sebagainya," ungkap Anas, Minggu 13 Agustus 2023 malam.

Anas mengaku telah siap menjalani proses hukum yang tengah berjalan. Menurutnya, peristiwa ini adalah kondisi apes atau tidak beruntung bagi dirinya.

"Saya siap untuk menerima apapun risikonya, nggak papa biar lapor polisi. Saya juga akan lapor balik nanti, saya akan ambil pengacara nanti, ya ini mungkin apes saya," tegas Anas. 

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.