Santri di Lamongan Tewas Diduga Dianiaya, Polisi Masih Lakukan Penyelidikan
LAMONGAN, REQNews - Seorang santri di salah satu pondok pesantren di warga Desa Sedayu Lawas, Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan, diketahui tewas dalam keadaan tidak wajar, Jumat 26 Agustus 2023.
Kejadian tersebut bermula ketika keluarga korban MHK 15 tahun, mengetahui informasi dari pihak sekolah bahwa anaknya dirawat di rumah sakit. Namun setelah didatangi, keluarga terkejut mendapati korban sudah tidak bernyawa.
Sementara itu, atas kematian tidak wajar santri tersebut, Kasie Humas Polres Lamongan Ipda Anton Krisbiantoro mengatakan, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman dan penyelidikan.
Hingga saat ini polisi masih menunggu virtual autopsi dari pihak rumah sakit untuk mengetahui penyebab pasti tewasnya korban.
"Kita masih menunggu hasil virtual autopsi dan penyelidikan terkait kasus kematian santri tersebut,” ujar Anton, Senin 28 Agustus 2023.
Orang tua korban menolak jenazah anaknya diautopsi, sehingga dilakukan pemeriksaan dengan CT scan oleh dokter spesialis forensik.
Menurut keterangan dr Juli Purwa Ningrum, sebelum dibawa ke rumah sakit RSUD Soegiri Lamongan korban sudah dalam keadaan meninggal selama 24 jam.
Dari hasil CT scan dr Juli Purwa Ningrum mengatakan beberapa tubuh korban terdapat luka lebam.
"Kami menerima sudah dalam kondisi meninggal dunia, harus diautopsi tapi pihak keluarga tidak mau, akhirnya dilakukan CT scan, tubuh penuh luka,” kata dr Juli saat di RSUD Soegiri Lamongan.
Redaktur : Desi
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.