REQNews.com

Bawaslu Proses Beredarnya Video Gibran Hingga Bobby Nasution Ajak Pilih Bacapres Ganjar Pranowo

News

Tuesday, 29 August 2023 - 13:32

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Rahmat Bagja (Foto: Hastina/REQnews)Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Rahmat Bagja (Foto: Hastina/REQnews)

JAKARTA, REQnews - Belakangan ini beredar video sejumlah kepala daerah yang diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) mengajak memilih Ganjar Pranowo sebagai presiden. 

Video itu pun sempat diunggah oleh akun Twitter resmi PDIP. Ketua Bawaslu Rahmat Bagja mengatakan jika pihaknya sedang mendalami dugaan pelanggaran di balik video tersebut. 

"Iya ini lagi proses, dugaan pelanggaran sedang diproses di Bawaslu. Kami tidak bisa mengungkapkannya karena masih dalam proses," kata Bagja kepada wartawan di The Tribrata Dharmawangsa, Jakarta pada Selasa 29 Agustus 2023. 

"Jadi kita lagi mengkaji apakah dugaan pelanggaran tersebut memenuhi dalam Pasal 283 dan kemudian juga misalnya yang penempelan juga masih dalam, bukan hanya Mas Gibran ya, banyak kepala daerah yang dalam video," katanya. 

Ia pun mengimbau kepada semua pihak untuk menahan diri tidak melakukan kampanye terlebih dahulu. Meskipun demikian, pihaknya mempersilahkan jika ingin melakukan sosialisasi peserta pemilu, karena memang diperbolehkan. 

"Nah, sekarang kami imbau kepada teman-teman kepala daerah untuk tidak melakukan hal tersebut, ya berhati-hati dalam. Karena apa, sekarang masih dalam tahap sosialisasi, ajakan itu tidak diperkenankan, ajakan tidak diperkenankan, mengajak itu tidak diperkenankan," kata dia. 

"Kemudian memperkenalkan peserta Pemilu sudah saatnya, sudah saatnya dari kemarin. Kemudian kalau mengajak nanti di kampanye silakan. Nunggu di kampanye entar, kalau kepala daerah harus cuti, itu ada batasannya. Kalau pejabat negara juga demikian cuti dan lain-lain. Ini yang kami harapkan kami imbau untuk dilakukan pada semua kepala daerah dan pejabat negara yang mempunyai afiliasi terhadap peserta pemilu tertentu," lanjutnya. 

Selain Gibran dan Bobby, Bagja mengatakan bahwa terdapat kepala daerah yang juga melakukan hal serupa. Pihaknya pun akan memberikan sanksi jika memang terbukti melakukan pelanggaran. 

"Sudah masuk di kami, sudah diproses di Surakarta. Sedangkan yang video, ini kan ada dua nih, ada dua, yang video tuh bukan hanya Mas Gibran ya, bukan hanya Pak Bobby, nanti jadi kok disasar seperti itu, nggak," kata dia. 

"Ada di beberapa kepala daerah dan kemudian dalam video itu mengungkapkan ajakan. Nah itu yang kami harapkan ini bisa kami lagi lakukan pengkajian dan juga ke depan seperti apa tindakannya jika terbukti melanggar," tambahnya. 

"Nanti (jika terbukti melanggar), mau administrasi, pidana, atau pelanggaran hukum lainnya. Ini masih diproses, seperti itu," ujar Bagja. 

Sebelumnya, beredar video yang memperlihatkan Wali Kota Medan Bobby Nasution dan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming mengajak untuk mendukung Ganjar Pranowo di Pilpres 2024. Video itu pun diunggah ke akun media sosial PDIP. 

Namun, PDIP sudah menghapus video kader yang berisi ajakan memilih partai bernomor urut tiga dan bakal calon presiden (bacapres) yang mereka usung, Ganjar Pranowo saat Pemilu 2024.

Redaktur : Hastina

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.