REQNews.com

Ternyata Pemuda Aceh Ini Juga Pernah Diculik dan Diperas Oknum Paspampres yang Sama

News

Kamis, 31 Agustus 2023 - 09:00

Ilustrasi Penyekapan(Foto:Istimewa)Ilustrasi Penyekapan(Foto:Istimewa)

JAKARTA, REQNews - Seorang pengusaha asal Kecamatan Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur mengaku pernah juga diculik oknum Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) saat merantau di Jakarta.

Sebelumnya, baru-baru ini viral kasus penculikan dan pembunuhan warga Kabupaten Bireuen, Aceh, Imam Masykur (25) oleh oknum Paspampres.

Pengusaha asal Kecamatan Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur itu mengaku menjadi korban penculikan oleh oknum Paspampres saat ia tinggal di Tangerang.

Pengusaha itu yakni Irwan (33). Ia mengaku diperas dengan cara diculik dan disiksa saat membuka usaha toko kosmetik di perbatasan kota Tangerang, tepatnya di Kecamatan Tenjo, Jawa Barat.

Irwan mengaku diculik oleh pelaku yang saat ini sedang di tahan di Pomdam Jaya.

“Ketika muncul berita penculikan Imam Masykur di TV, saya mengakui pernah diculik dan disiksa oleh oknum Paspampres itu, mereka meminta tebusan Rp20 juta,” kata Irwan, dikutip dari tvOnenews, Kamis 30 Oktober 2023.

Irwan mengatakan, pengakuan ini dengan sengaja diungkapkan lantaran ada yang menyebutkan video baru-baru ini tentang penyiksaan disebut hoaks. Padahal ia sendiri pernah di posisi orang yang disiksa di dalam mobil.

Kejadian penculikan terhadapnya itu terjadi sekitar 5 bulan yang lalu. Tidak sendirian, Irwan diculik dan disiksa bersama seorang pekerja di toko kosmetiknya yakni Ramadhan yang sama-sama berasal dari Provinsi Aceh.

“Orang yang pertama diculik si Ramadhan, dia pekerja di toko saya. Setelah itu Ramadhan mengaku kalau saya pemilik toko, dan mereka pun ke kontrakan saya di Kebon Kelapa, Bogor, Jawa Barat,” ungkap Irwan.

Setiba di kontrakan, sambung Irwan, kemudian mereka yang saat itu berjumlah lima orang menculik saya dan menyiksa di hadapan istri dan anak saya. Bahkan, mereka meminta uang tebusan berjumlah Rp20 juta rupiah.

“Itu lah bang, sebenarnya saya tidak ingat muka mereka karena istri saya bilang kalau yang viral sekarang ini adalah orang yang pernah menculik saya waktu itu. Saya akui rata-rata yang menjadi korban penculikan yaitu asalnya dari Aceh,” ujar Irwan.

Setelah kejadian penculikan, penyiksaan, dan pemerasan terhadap tersebut Irwan dan seorang pekerja toko kosmetiknya yakni Ramadhan kembali ke Aceh agar tidak terjadi hal yang sama seperti di kota Tangerang.

“Penculikan terhadap saya dan orang kerja waktu itu persis seperti Imam Masykur, tangan di borgol, mata ditutup dan dipukul di punggung. Untuk saksi saya saat itu anak dan istri,” pungkasnya.

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.