Sidang 3 Oknum TNI Pembunuh Imam Masykur Digelar Terbuka, Panglima TNI: Tidak Ada yang Ditutup-tutupi
JAKARTA, REQnews - Panglima TNI Laksamana Yudo menyebut bahwa tidak ada impunitas kepada tiga oknum TNI yang diduga menculik dan membunuh remaja asal Aceh, Imam Masykur.
Ia pun menegaskan bahwa tidak ada yang ditutup-tutupi dan mempersilakan semua pihak untuk menyaksikan langsung sidang kasus tersebut.
"Sidangnya mau hadir semuanya boleh, boleh. Tidak ada yang ditutup tutupi karena ini memang kriminal," kata Yudo di Monas, Jakarta Pusat, Jumat 1 September 2023.
Panglima TNI itu pun kemudian mengajak semua pihak untuk bersama-sama mengawal kasus tersebut hingga persidangan tuntas.
“Silakan rekan-rekan semuanya untuk mengecek di Pomdam. Kita Puspomad maupun Puspom TNI selalu mengawasi supervisi,” kata dia.
"Dari awal sudah saya sampaikan, ya tolong tidak usah ragu-ragu lagi kalian bisa mengecek semuanya penyidikan sampai nanti sidang," katanya.
Diberitakan sebelumnya, pemuda asal Kabupaten Bireuen, Aceh bernama Imam Masykur diculik dan dianiaya hingga tewas oleh anggota Paspampres berinisial Praka RM.
Jasad Imam pun kemudian ditemukan di sungai Cibogo, Karawang, Jawa Barat pada Jumat 18 Agustus 2023.
Salah satu kerabat Imam, Said Sulaiman (32) menyebut kondisi jenazah korban saat diterima pihak keluarga sudah dalam keadaan bengkak.
"Mukanya sudah bengkak, sangat sadis," kata Said kepada wartawan, Minggu 27 Agustus 2023.
Said menuturkan Imam yang tinggal di daerah Ciputat, Tangerang Selatan itu sehari-harinya berdagang kosmetik.
Menurut sepengetahuannya pemuda berusia 25 tahun itu tidak pernah cerita ada masalah baik utang ataupun lainnya.
Redaktur : Hastina
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.