REQNews.com

Amankan KTT ASEAN Lewat Udara, Polri Bakal Tindak Tegas Drone 'Nakal'

News

Wednesday, 06 September 2023 - 14:31

Ilustrasi Drone berkeliaran (Foto:Business Insider)Ilustrasi Drone berkeliaran (Foto:Business Insider)

JAKARTA, REQnews - Polri menggelar Operasi Tribrata Jaya 2023 untuk mengamankan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-43 di Jakarta pada 5-7 September 2023 agar berjalan lancar dan aman. 

Kasatgas Humas Operasi Tribrata Jaya 2023 Brigjen Ahmad Ramadhan mengatakan bahwa pengamanan dilakukan tak hanya di darat, melainkan pengamanan di udara oleh Subsatgas Anti Drone. 

"Polri membentuk Satgas Tindak yang di bawahnya ada Subsatgas Anti Drone guna mengamankan pergelaran KTT ASEAN melalui udara," kata Ahmad pada Rabu 6 September 2023. 

Ia mengatakan bahwa Subsatgas Anti Drone mempunyai tugas mengamankan ruang udara dari drone-drone liar yang terbang di seputaran area pengamanan atau venue kegiatan KTT ASEAN. 

"Subsatgas dan alat-alat yang digunakan sudah kita terapkan dalam pengamanan KTT G20 di Bali, maupun agenda nasional dan internasional lainnya," katanya. 

Ahmad pun menjelaskan teknis kerja Subsatgas Anti Drone ini yaitu memantau pergerakan apabila ada drone yang terbang di area pengamanan dan venue KTT ASEAN, dalam radius sekitar 3 km. 

Menurutnya, jika nanti ada drone terdeteksi mendekat dalam radius yang sudah ditentukan, Tim Subsatgas Anti Drone akan memutus sinyal remote ke drone. 

"Tapi jika terus semakin mendekat maka terpaksa akan ditindak dan diturunkan dengan memutus sinyal GPS," kata dia. 

Lebih lanjut, Ahmad mengatakan bahwa pada hari pertama pengamanan ada tiga hingga empat drone yang terpantau terbang mendekati radius pengamanan. Namun, drone tersebut masih dimonitoring karena tak terbang lebih mendekat ke area pengamanan. 

"Kalau hari kedua ini belum termonitor adanya drone liar terbang di sekitaran area pengamanan," katanya. 

Lebih lanjut, ia menyebut jika Subsatgas Anti Drone Polri ini mengamankan area ring 3 dan 4 KTT ASEAN. Sementara area ring 1 dan 2 sudah diback up Paspampres dan TNI AU. 

"Sebelum melaksanakan penugasan kita berkoordinasi dengan Paspampres dan TNI AU yang menggunakan tim anti drone dalam pengamanan KTT ASEAN. Ring 1 dan 2 diback up rekan-rekan TNI kemudian ring 3 dan 4 diback up kami Brimob," ujarnya.

Redaktur : Hastina

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.