Ini Kalimat Kemarahan Kim Jong Un Kepada PM Korut, Kata-katanya Keras!
JAKARTA, REQnews - Kemarahan tidak terbendung lagi oleh pemimpin Korea Utara Kim Jong Un. Ia mendamprat Perdana Menteri Kim Tok Hun karena dinilai tidak mampu mengatasi banjir karena Topan Khanun. Kim Jong Un menyebut pejabatnya itu ‘bermental tak cerdas’.
"Pengampunan tidak akan pernah diberikan kepada orang-orang yang belum dewasa secara politik, bermental tak cerdas, birokrat yang mengabaikan keselamatan jiwa dan harta benda rakyat dan mereka yang tidak setia pada tugas mereka untuk Partai dan revolusi," kata Kim seperti dikutip kantor berita Korut, KCNA.
Padahal kritikan seperti ini tidak lazim terjadi di Korut karena pejabatnya tergolong senior. Apalagi masyarakat banyak menaruh simpati terhadap PM Kim.
"Reaksi masyarakat adalah rasa simpati kepada perdana menteri dan kabinet," kata seorang warga Hyesan kepada Radio Free Asia (RFA) secara anonim dan dirilis pada Selasa 12 September 2023.
Mengacu laporan KCNA, Kim marah karena perdana menterinya lalai dalam mengatasi bencana. Akibatnya terjadi penggelapan pasokan bahan bakar.
Kim menyebut Kim Tok Hun hanya memeriksa daerah itu sekali atau dua kali kemudian menunjuk anak buahnya untuk mengurus masalah ini. Alhasil, terjadi pencurian pasokan bahan bakar darurat terjadi ketika ada pendelegasian.
"Disiplin administrasi dan ekonomi Kabinet Kim Tok Hun sudah semakin rusak dan akibatnya para pemalas merusak semua pekerjaan ekonomi negara dengan cara kerja yang tidak bertanggung jawab," ucap Kim seperti dikutip KCNA.
Kim langsung mengarahkan supaya Kim Tok Hun diperiksa terkait kekurangan dan etos kerjanya. Pihak berwenang pun mulai membahas kemungkinan untuk mengusir sang PM yang juga menjabat Direktur Biro Reklamasi Tideland dari Partai Pekerja Korea itu. Jika dilakukan, hal ini bakal mengakhiri karier politik Kim Tok Hun dan akan sangat menurunkan status sosial dia.
Sebagai informasi, Perdana Menteri merupakan peringkat terendah dari tiga kantor eksekutif di Korut. Jabatan ini berada di bawah ketua Komite Tetap Majelis Rakyat Tertinggi dan Presiden Komisi Urusan Negara yang kini diduduki oleh Kim.
Redaktur : Giftson Ramos Daniel
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.
