REQNews.com

Presiden Vladimir Putin: Rusia tak Butuh Tentara Asing untuk Bertempur di Ukraina

News

Saturday, 16 September 2023 - 05:34

Foto: Sputnik/Alexey SukhorukovFoto: Sputnik/Alexey Sukhorukov

Moskwa, REQNews.com -- Presiden Vladimir Putin mengatakan Rusia tidak butuh warga negara asing untuk bertempur di Ukraina, karena 300 ribu warganya menandatangani kontrak militer.

"Sampai hari ini terdapat 300 ribu kontrak," kata Presiden Putin seraya memuji pertimbangan patriotik tertinggi yang memotivasi orang Rusia untuk menjadi relawan tempur dinas militer.

Menjawab pertanyaan wartawan soal isu perekrutan tentara bayaran dari Kuba dan negara-negara Asia Tengah, Presiden Putin mengatakan; "Itu tidak masuk akal. Kami tidak perlu mengundang orang luar untuk bertempur."

Presiden Putin juga membantah spekulasi Korea Utara berjanji mengirim tentara untuk membantu Rusia bertempur di Ukraina. Spekulasi itu menyebutkan Putin dan Kim Jong-un, orang nomor satu Korea Utara, membicarakan pengiriman pasukan saat keduanya bertemu.

Pada saat bersamaan Presiden Belarusia Alexander Lukashenko, yang berada di Sochi untuk berbicara dengan Presiden Putin, mengatakan tentara asing bertempur di pihak Ukraina. "Tentara bayaran AS dan dari beberapa negara NATO, dimulai dengan Polandia, sudah masuk ke Ukraina," kata Lukashenko.

Awal Juli 2023 Kementerian Luar Negeri Rusia memperkirakan hampir 12 ribu pejuang asing bergabung dengan Ukraina. Kabar terbaru menyebutkan Spanyol membukan perekrutan tentaran dari sekujur Eropa yang akan membantu Kyiv.

Dari 12 ribu tentara bayaran asing di Ukraina hanay 2.200 yang masih aktif. Lainnya telah meninggalkan Ukraina atau tewas dalam pertempuran.

Redaktur : Teguh Setiawan

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.