Viral Video Perundungan Siswa SMP di Cilacap, Korban Dipukuli Meski Sudah Tersungkur
JAKARTA, REQnews - Kasus perundungan anak kembali terjadi. Kali ini di Cilacap. Aksi penganiayaan ini direkam oleh rekan pelaku dan viral di media sosial.
Dalam video berdurasi 4 menit 14 detik itu memperlihatkan penganiayaan yang dilakukan oleh seorang siswa dengan seragam yang sama.
Dalam video ini, terdapat beberapa anak-anak yang sedang berkumpul. Namun penganiayaan dan perundungan dilakukan oleh seseorang siswa yang menggunakan topi.
Pelaku nampak menganiaya korban berkali-kali hingga tersungkur.
Bahkan teman-temannya yang akan memisahkan mendapat ancaman oleh pelaku agar tidak ikut campur dengan menggunakan bahasa Sunda.
Kapolresta Cilacap Kombes Fannky Ani Sugiharto, membenarkan kasus tersebut terjadi di wilayah Cilacap, tepatnya di Cimanggu.
Ia mengatakan telah memeriksa lima siswa SMP 2 Cimanggu Cilacap.
Selain itu, polisi juga memeriksa sejumlah saksi terkait penganiayaan yang viral di media sosial itu
Dari lima siswa itu, dua orang siswa di antaranya terduga pelaku dan tiga siswa sebagai saksi.
"Pelaku telah diamankan sebelum video perundungan tersebut viral di Media," kata Fannky, Rabu 27 September 2023.
Terkait adanya kasus itu, Fannky menyampaikan, pihaknya menerima informasi dari Kades Negarajati dan Pesahangan jika ada perundungan di lingkungan SMP 2 Cimanggu Cilacap. Dua jam setelah informasi tersebut Polresta Cilacap telah mengamankan pelaku berikut saksi.
"Pihak kepolisian juga melakukan upaya preemtif dan preventif dengan melakukan imbauan, penetrasi lapangan kepada masyarakat setempat dapat menahan diri, tidak menghakimi para pelaku dan menyerahkan sepenuhnya pada pihak kepolisian," katanya.
"Pagi ini Polresta Cilacap mengundang baik dari pihak Sekolah, Forkopimda dan pihak perangkat desa untuk menyampaikan beberapa hasil pemeriksaan dan imbauan terkait stabilitas kamtibmas yang kondusif berikut pendidikan akhlak di lingkungan sekolah," ucapnya.
Redaktur : Tia Heriskha
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.