REQNews.com

Jessica Wongso Tolak Ajukan Grasi ke Presiden : Biar Saya Disini, Seumur Hidup Tidak Apa-apa

News

Saturday, 07 October 2023 - 17:05

Film Dokumenter "Ice Cold: Murder, Coffee, and Jessica Wongso"Film Dokumenter "Ice Cold: Murder, Coffee, and Jessica Wongso"

JAKARTA, REQnews - Tak semua tahanan mau mengajukan grasi atau pengampunan ke Presiden. Salah satunya terpidana kasus pembunuhan berencana terhadap Mirna, Jessica Wongso.

Seperti diketahui, kasus kopi sianida kembali menjadi perbincangan publik usai film dokumenter Jessica Wongso tayang di Netflix 28 September 2023 lalu. 

Pengacara Otto Hasibuan mengungkapkan pernah menawarkan Jessica Wongso untuk ajukan grasi yang diberikan oleh presiden kepada seorang terpidana. 

“Jessica, seandainya saya bisa yakinkan Presiden atau otoritas yang lain berdasarkan bukti-bukti hukum agar kamu bisa dibebaskan dengan mengajukan grasi, mau nggak?” kata Otto kepada Jessica, dikutip dari tayangan YouTube Karni Ilyas Club, Jumat, 6 Oktober 2023. 

Saat mendengar tawaran Otto, Jessica lantas mempertanyakan persyaratannya. 

“Kalau grasi syaratnya apa?” kata Jessica. 

“Syaratnya kau harus mengaku dan minta ampun kepada Presiden,” kata Otto.

Ketika mengetahui syaratnya, tawaran itu langsung ditolak mentah-mentah oleh Jessica. 

Kata dia, lebih baik dipenjara daripada harus mengaku kesalahan yang tidak ia lakukan.  

“Maaf, saya tidak akan mau minta ampun. Saya tidak mau mengakui perbuatan yang tidak pernah saya lakukan,” ujar Otto menirukan perkataan Jessica pada saat itu. 

Sebagai pengacara, ia merasa sedih dengan keputusannya itu. Tiga atau lima hari yang lalu Otto kembali menemui Jessica di penjara, dan kembali membujuk. 

“Jessica yang kedua kali saya tanya, mau enggak kamu?" tanya Otto. 

“Om jangan tanya-tanya itu lagi. Biar saya di sini 10 tahun, mau seumur hidup enggak apa-apa. Kalau memang om minta saya mengakui perbuatan yang tidak saya lakukan, saya tidak mau,” kata Jessica kepada Otto.

Dari video tersebut terlihat jika pengacara Otto sangat sedih. 

Sebelum itu, Otto juga mengungkap banyak kejanggalan dalam kasus ini. Mulai dari tidak ditemukannya sianida di tubuh Mirna, hingga CCTV asli di kafe tersebut hilang.

Juga, Otto mengaku jika kasus ini makin besar setelah Krishna Murti mengajukan aotopsi kepada mayat Mirna sebelum dikubur. Namun nyatanya, mayat Mirna tidak di autopsi, melainkan hanya diambil sampel.

 

Redaktur : Tia Heriskha

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.