Tersebar Video Gregorius Ronald Tannur Senyum-senyum Usai Habisi Nyawa Kekasihnya
JAKARTA, REQNews - Beredar video Gregorius Ronald Tannur yang Diduga anak anggota DPR RI senyum-senyum usai membuat kakasihnya terkapar.
Sebelumnya beredar video Dini Sera Afrianti (29) janda satu anak asal Sukabumi tewas di Surabaya usai dianiaya oleh kekasihnya yang diduga anak anggota DPR RI.
Anggota DPR RI Ahmad Sahroni melalui akun Instagram pribadinya @ahmadsahroni88, turut membagikan video tersebut.
Sahroni menduga jika korban sudah meninggal di lokasi tempat korban dan pelaku Gregorius karaoke.
"Sepertinya udah meninggal dari kawasan tempat karaoke nih? sudah ga berdaya sama sekali," caption yang ditulis Sahroni.
"Pertanyaannya, Ini orang otaknya dimana ya? kok bisa lakukan hal yang ga Normal?" sambungnya.
Terakhir Sahroni mengaitkan pelaku dengan sang ayah yang disebut sebagai anggota DPR RI, yakni Edward Tannur.
"Memalukan banget ini orang, bapaknya orang terhormat," pungkasnya.
Dalam video yang dibagikan Sahroni, tampak Gregorius Ronald Tannur tampak berterik-teriak sambil melakukan PCR (Polymerase chain reaction) test kepada tubuh kekasihnya Dini Sera Afrianti (29). Peristiwa tersebut terjadi di sebuah ruangan, dimana tubuh Dini di atas kursi roda dengan kondisi mengenaskan. Tubuh tergolek lemah dengan kondisi tangan lebam membiru.
Gregorius tampak berdiri di belakang kursi roda sambil teriak-teriak panik dan memberikan pertolongan.
"Pak wes mati pak, pak ayo pak, telepon pak," teriak Gregorius kepada pihak keamanan.
Selain menekan-nekan dada korban, Gregorius juga mencoba memberikan nafas buatan kepada kekasihnya yang sudah terkulai lemas di atas kursi roda.
Sementara itu, dari rekaman CCTV tampak Gregorius justru masih sempat senyum-senyum saat menurunkan tubuh kekasihnya yang sudah tampak tak bernyawa dari dalam mobilnya.
Tak ada ekspresi sedih dalam rekaman video CCTV tersebut. Gregorius tampak senyum-senyum sambil berbicara dengan seorang pria yang ikut menurunkan tubuh kekasihnya tersebut.
Redaktur : Desi
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.