Sekjen PBB Desak Israel Buka Akses Blokade Total Jalur Gaza
JAKARTA, REQNews - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres mendesak Israel membuka akses blokade total yang dilakukan terhadap jalur Gaza.
Antonio Guterres mengaku tertekan setelah mendengar kabar Israel berencana mengepung total Jalur Gaza dan memutus semua listrik serta pasokan makanan ke wilayah Palestina.
"Saya sangat tertekan oleh pengumuman hari ini bahwa Israel akan memulai pengepungan total Jalur Gaza, tidak ada yang diizinkan masuk, tidak ada listrik, makanan, atau bahan bakar. Situasi kemanusiaan di Gaza sangat mengerikan sebelum konflik ini, sekarang hanya akan memburuk secara eksponensial," kata Guterres dalam konferensi pers terkait Timur Tengah, di New York, Senin 9 Oktober 2023.
Dalam pernyataannya di situs resmi PBB, Guterres pun mendesak Israel membuka akses agar warga di Jalur Gaza bisa menerima bantuan mulai dari peralatan medis, makanan, bahan bakar, dan pasokan kemanusiaan lainnya.
"Bantuan dan masuknya pasokan penting ke Gaza harus difasilitasi dan PBB akan melanjutkan upaya untuk memberikan bantuan guna menanggapi kebutuhan ini," kata Guterres.
"Saya mendesak semua pihak dan pihak-pihak terkait untuk mengizinkan akses kepada PBB untuk memberikan bantuan kemanusiaan kepada warga sipil Palestina yang terjebak dan tak berdaya di Jalur Gaza."
Seiring dengan ini, Guterres mengimbau masyarakat internasional bahu-membahu memobilisasi dukungan kemanusiaan terhadap Palestina.
Dia juga menyerukan pihak-pihak yang berkonflik menghentikan serangan yang telah menewaskan ribuan orang ini.
"Sudah waktunya mengakhiri lingkaran setan atas pertumpahan darah, kebencian, dan polarisasi ini. Israel harus bisa mencapai kebutuhannya akan keamanan dan Palestina harus bisa mewujudkan pembentukan negara mereka sendiri dalam perspektif yang jelas," ucap Guterres.
Jalur Gaza berkecamuk usai milisi Palestina, Hamas, menyerang pasukan Israel di kawasan tersebut akhir pekan lalu.
Hamas melancarkan serangan pada Sabtu 7 Oktober 2023 dengan menyebutnya sebagai operasi guna mengakhiri pendudukan terakhir di bumi.
Pasukan Israel tak tinggal diam dan membalas serangan Hamas dengan melancarkan Operasi Pedang Besi. Operasi Israel ini menargetkan infrastruktur Hamas di Jalur Gaza.
Aksi saling serang ini terus berlanjut hingga kini. Ratusan jiwa pun tewas buntut serangan tersebut.
Redaktur : Desi
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.